Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SERANGAN militer Israel di Libanon Selatan yang menewaskan tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian PBB dinilai sebagai pelanggaran serius hukum internasional.
Peneliti HAM dan Reformasi Sektor Keamanan SETARA Institute Merisa Dwi Juanita menilai insiden tersebut tidak hanya berdampak pada Indonesia, tetapi juga mengancam kredibilitas mekanisme perdamaian global.
Tiga prajurit yang gugur merupakan bagian dari Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S yang bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Selain korban meninggal, sejumlah personel lain dilaporkan mengalami luka berat.
Di balik duka tersebut, kritik keras diarahkan pada tindakan militer Israel. Menurut Merisa, serangan itu tidak bisa dipandang sebagai insiden biasa di wilayah konflik, melainkan bentuk pelanggaran terhadap norma internasional yang telah disepakati.
"Serangan oleh pasukan militer Israel tersebut melanggar prinsip perlindungan personel penjaga perdamaian yang diatur dalam Kovensi Jenewa 1949, melawan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 tahun 2006, dan mengancam perdamaian dunia dengan melemahkan kepercayaan terhadap mekanisme global negara-negara beradab," ujarnya dikutip dari keterangannya, Rabu (1/4).
Ia menekankan, serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian berpotensi melemahkan mandat misi PBB dan mengganggu stabilitas kawasan. Karena itu, PBB dinilai harus mengambil langkah tegas, mulai dari penyelidikan menyeluruh hingga pemberian sanksi terhadap pihak yang bertanggung jawab.
Selain mendesak akuntabilitas global, peristiwa ini juga dinilai menjadi alarm bagi pemerintah Indonesia dan TNI untuk mengevaluasi sistem perlindungan personel di wilayah konflik berisiko tinggi. Peninjauan ulang aturan pelibatan, penguatan mitigasi risiko, hingga kesiapan evakuasi darurat disebut sebagai langkah yang mendesak.
Merisa menyatakan, keselamatan personel harus menjadi prioritas dalam setiap misi internasional yang diikuti Indonesia. "Keamanan dan keselamatan personel kita harus ditempatkan sebagai prioritas utama," tuturnya. (Mir/P-3)
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
GUGURNYA prajurit TNI dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Libanon kembali memicu sorotan terhadap keberlanjutan penugasan pasukan Indonesia.
Gugurnya empat prajurit TNI di Libanon memicu desakan evaluasi misi UNIFIL. Analis militer soroti perubahan karakter konflik dan perlunya perlindungan maksimal.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Libanon
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved