Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menyatakan Iran akan mengirimkan 20 kapal tanker minyak ke Amerika Serikat melalui Selat Hormuz mulai Senin (30/3) pagi.
"Hari ini, mereka memberi kami, sebagai penghormatan, saya tidak tahu, saya tidak bisa mendefinisikannya dengan tepat, tetapi mereka memberi kami, saya pikir sebagai tanda rasa hormat, 20 kapal tanker minyak akan melewati Selat Hormuz dan itu akan berlangsung mulai besok pagi," kata Trump disampaikan kepada wartawan saat berada di atas pesawat Air Force One dalam perjalanan menuju Washington, DC.
Trump menilai perkembangan negosiasi antara Washington dan Teheran berjalan positif.
"Saya hanya ingin mengatakan bahwa kita berjalan sangat baik dalam negosiasi itu," tambahnya seperti dikutip Anadolu, Senin (30/3).
Ia juga menyebut peluang tercapainya kesepakatan cukup besar, meski tidak menutup kemungkinan sebaliknya.
"Saya cukup yakin AS akan membuat kesepakatan dengan Iran, tetapi ada kemungkinan kita tidak akan melakukannya," sebutnya.
Lebih lanjut, Trump menegaskan bahwa komunikasi antara kedua negara berlangsung melalui berbagai jalur.
"Saya melihat adanya kesepakatan di Iran," katanya seraya menambahkan bahwa itu bisa segera terjadi.
Ia juga menyebut bahwa negosiasi dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung.
Saat ditanya terkait kemungkinan pengerahan pasukan darat, Trump menegaskan bahwa pemerintahannya memiliki berbagai opsi.
"Kami memiliki banyak alternatif," lanjutnya.
Trump juga mengeklaim bahwa proses negosiasi berjalan lebih cepat dari jadwal yang diperkirakan.
"Kami lebih cepat dari jadwal dengan Iran. Kami beberapa minggu lebih cepat dari jadwal dan kami memiliki sebuah kelompok, ini benar-benar rezim baru. Ini adalah kelompok orang baru, orang-orang yang belum pernah kami hadapi sebelumnya, yang bertindak sangat masuk akal," ujarnya.
Sebelumnya, Iran dilaporkan menolak rencana 15 poin yang diajukan Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik. Teheran menegaskan bahwa gencatan senjata hanya dapat dilakukan berdasarkan syarat dan jadwal yang ditentukan pihaknya.
Menanggapi hal itu, Trump mengeklaim Iran telah memberikan respons terhadap usulan tersebut.
"Ya. Mereka memberi kami sebagian besar poin, mengapa tidak?" katanya.
Ia menambahkan bahwa pengiriman kapal tanker minyak menjadi salah satu bentuk keseriusan Iran.
"Hanya untuk membuktikan bahwa mereka serius, mereka memberi kami semua perahu ini," pungkasnya. (Fer/I-1)
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump memperpanjang tenggat bagi Iran untuk mencapai kesepakatan pembukaan Selat Hormuz.
IRAN menyatakan tidak ada pembicaraan langsung dengan Amerika Serikat meski mengakui menerima pesan dari sejumlah negara terkait permintaan negosiasi penghentian perang.
SELAT Hormuz kembali menjadi pusat perhatian global seiring rencana pembukaan jalur tersebut, mengingat perannya sebagai salah satu titik paling vital dalam distribusi energi dunia.
Donald Trump nyatakan AS tak butuh bantuan sekutu amankan Selat Hormuz. Klaim sukses militer lawan Iran meski pasokan minyak dunia terancam blokade.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved