Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump memperpanjang tenggat bagi Iran untuk mencapai kesepakatan pembukaan Selat Hormuz. Melalui pernyataan singkat di media sosial, Trump menetapkan batas waktu baru hingga Selasa pukul 20.00 waktu setempat.
Itu memberi tambahan sekitar 24 jam bagi Teheran sebelum ancaman serangan besar dilancarkan. Perpanjangan menjadi sinyal Washington masih membuka ruang negosiasi meski tekanan militer tetap mengintai.
“Kami berada dalam posisi yang sangat kuat, dan negara itu bisa membutuhkan 20 tahun untuk pulih, jika mereka masih memiliki negara,” kata Trump.
Trump juga mengulang ancaman terhadap infrastruktur vital Iran jika tidak ada kesepakatan dalam waktu yang ditentukan.
“Jika mereka tidak melakukan sesuatu hingga Selasa malam, mereka tidak akan memiliki pembangkit listrik dan jembatan yang tersisa,” tegas Trump.
Selat Hormuz sendiri menjadi titik krusial dalam konflik setelah Iran membatasi akses sejak dimulainya serangan udara AS-Israel pada 28 Februari. Jalur ini merupakan rute utama distribusi minyak dan gas dunia sehingga setiap gangguan langsung berdampak pada pasar global.
Di tengah tekanan tersebut, Trump mengaku optimistis peluang kesepakatan masih terbuka. Namun, ia tetap melontarkan ancaman keras jika pembicaraan gagal.
“Saya pikir ada peluang bagus besok, mereka sedang bernegosiasi sekarang. Jika tidak ada kesepakatan dan cepat, saya mempertimbangkan untuk menghancurkan semuanya dan mengambil alih minyak,” ujarnya.
Trump juga mengklaim telah memberikan jaminan keamanan kepada pihak Iran dalam proses negosiasi. Ia menyebut Teheran telah menunjukkan sejumlah konsesi, termasuk terkait program nuklir.
Meski demikian, Presiden AS itu menegaskan semua opsi tetap terbuka jika kesepakatan tidak tercapai. Ia berharap konflik dapat segera berakhir dalam hitungan hari, bukan pekan.(AFP/I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved