Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETEGANGAN di Timur Tengah mencapai titik didih baru. Garda Revolusi Iran (IRGC) secara resmi mengumumkan penggunaan perdana rudal balistik Haj Qasem dalam rangkaian operasi militer besar-besaran bertajuk True Promise 4 pada Selasa (17/3/2026).
Langkah ini menandai fase ke-59 dari operasi pembalasan Iran yang menargetkan aset strategis Amerika Serikat dan Israel di berbagai titik di kawasan Teluk dan Levant.
Berdasarkan laporan kantor berita Fars, rudal-rudal tersebut diluncurkan untuk menghantam pangkalan militer Amerika Serikat yang tersebar di Qatar, Kuwait, Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA), hingga wilayah Kurdistan di Irak.
Tidak hanya menyasar pangkalan AS, IRGC juga mengonfirmasi serangan langsung ke jantung pertahanan Israel. Sejumlah kota besar seperti Tel Aviv, Jerusalem Barat, dan Beit Shemesh dilaporkan menjadi target hujan rudal Iran dalam operasi terbaru ini.
Serangan masif ini merupakan respons langsung Iran atas operasi militer gabungan AS-Israel pada 28 Februari 2026. Operasi tersebut mengakibatkan gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, serta memicu jatuhnya korban jiwa warga sipil dalam jumlah besar.
Data resmi dari Teheran melaporkan dampak tragis dari serangan pendahuluan AS-Israel tersebut:
Meskipun AS dan Israel awalnya mengeklaim serangan tersebut sebagai langkah preventif terhadap program nuklir Iran, belakangan kedua negara tersebut secara terbuka menyatakan bahwa tujuan akhir dari operasi militer ini adalah untuk melakukan perubahan rezim (regime change) di Teheran.
Penggunaan rudal Haj Qasem yang memiliki jangkauan 1.400 km menunjukkan kemampuan Iran untuk menjangkau hampir seluruh pangkalan militer AS di Timur Tengah serta seluruh wilayah Israel tanpa perlu memindahkan peluncur jauh dari pedalaman Iran.
Para analis militer memperingatkan bahwa keterlibatan rudal berbahan bakar padat ini akan mempersulit sistem pertahanan udara seperti Iron Dome dan Patriot karena waktu reaksi yang jauh lebih singkat dibandingkan rudal berbahan bakar cair.
Situasi di Timur Tengah saat ini tetap cair dengan potensi eskalasi yang lebih luas, mengingat Iran masih memiliki cadangan arsenal balistik yang signifikan dan komitmen untuk melanjutkan Operasi True Promise hingga tujuan strategis mereka tercapai. (Sputnik/RIA Novosti/Fars News Agency/Ant/I-2)
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
IRGC tegaskan Iran tak luncurkan rudal selama gencatan senjata dengan AS. Di tengah negosiasi di Islamabad, Israel justru gempur wilayah Libanon selatan
Mengenal sistem rudal AD-08 Majid buatan Iran, spesifikasi teknis, keunggulan dalam mencegat drone, serta estimasi harga per unitnya.
DUNIA dikejutkan peristiwa yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.
Sedikitnya 12 orang mengalamu luka-luka saat serangan rudal dari Iran menghantam wilayah Bnei Brak, sebuah kota di dekat Tel Aviv, Israel.
EKSKALASI perang Iran, Amerika Serikat, dan Israel di Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah Israel, Selasa (24/3).
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved