Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk pertama kali tampil sejak konflik AS-Israel vs Iran pecah. Netanyahu mengungkap ambisi akan menggulingkan rezim Iran yang kini dipimpin Mojtaba Khamenei.
Dalam pengarahan yang disiarkan televisi pada Kamis waktu setempat, Netanyahu menyatakan operasi militer gabungan tengah memberikan tekanan besar terhadap Iran serta kelompok bersenjata Lebanon, Hezbollah.
“Kami sedang menghancurkan Iran dan Hizbullah,” kata Netanyahu.
Pernyataan itu disampaikan Netanyahu tak lama setelah pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, mengeluarkan pesan pertamanya kepada publik. Dalam pernyataannya, Mojtaba berjanji akan membalas kematian warga Iran yang gugur dalam konflik yang sedang berlangsung.
Netanyahu mengatakan pemerintahannya kini menambahkan tujuan baru dalam konflik tersebut yakni menciptakan kondisi yang memungkinkan rakyat Iran menggulingkan pemerintahan ulama di Teheran. Netanyahu juga menyampaikan komentar langsung terhadap Mojtaba Khamenei.
“Saya menambahkan tujuan ketiga, yaitu menciptakan kondisi bagi rakyat Iran untuk menjatuhkan rezim ini,” ujarnya.
“Kami telah menyingkirkan tiran lama, dan tiran baru boneka Garda Revolusi bahkan tidak berani menunjukkan wajahnya di depan publik,” katanya.
Netanyahu menegaskan dua sasaran utama lainnya tetap tidak berubah yaitu mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir serta menghancurkan kemampuan rudal balistik negara itu.
Dalam kesempatan yang sama, Netanyahu juga mendesak pemerintah Libanon untuk mengambil langkah tegas terhadap Hizbullah, yang disebut turut melancarkan serangan rudal ke wilayah Israel. Ia menegaskan Israel siap bertindak apabila Beirut tidak mengambil langkah tersebut.
“Saya sudah mengatakan kepada pemerintah Lebanon beberapa hari lalu, kalian sedang bermain dengan api jika terus membiarkan Hizbullah beroperasi, melanggar komitmen untuk melucuti mereka,” kata Netanyahu.
“Sudah waktunya kalian melakukan itu. Jika tidak, maka jelas kami yang akan melakukannya,” ujarnya. (AFP/H-3)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
PEMIMPIN oposisi Israel Yair Lapid mengumumkan rencana bergabung dengan mantan perdana menteri Naftali Bennett dalam pemilihan umum yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.
Ketegangan di Libanon Selatan meningkat setelah serangan udara Israel menewaskan 14 warga sipil. PM Netanyahu sebut Hizbullah melanggar gencatan senjata.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
Lonjakan kasus kanker prostat yang diderita Benjamin Netanyahu secara signifikan kini terlihat di wilayah Asia, termasuk Indonesia.
Sekitar 60% kasus kanker prostat ditemukan pada pria berusia di atas 65 tahun. Risiko meningkat drastis seiring bertambahnya usia.
Kantor Perdana Menteri Israel menjelaskan bahwa Netanyahu menjalani pengobatan di Pusat Medis Hadassah, Yerusalem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved