Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan tidak ingin kelompok Kurdi terlibat dalam perang melawan Iran karena khawatir konflik akan semakin rumit, meskipun Washington memiliki hubungan dekat dengan mereka.
Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah media di Amerika Serikat dan Israel melaporkan bahwa pemerintah AS melakukan kontak dengan kelompok bersenjata Kurdi di Irak dan memberikan dukungan dalam menghadapi Teheran.
Berbicara kepada wartawan di atas pesawat kepresidenan Air Force One dalam perjalanan menuju Miami, Trump mengatakan bahwa meskipun AS memiliki hubungan baik dengan Kurdi, Washington menyarankan mereka untuk tidak terlibat dalam konflik.
"Kami sangat bersahabat dengan Kurdi, seperti yang Anda ketahui, tetapi kami tidak ingin membuat perang menjadi lebih kompleks daripada yang sudah ada," kata Trump.
Ia menambahkan bahwa dirinya secara langsung meminta kelompok-kelompok Kurdi untuk tidak ikut berperang, meskipun mereka menyatakan kesiapan untuk terlibat dalam pertempuran.
"Saya tidak ingin Kurdi ikut campur. Saya tidak ingin melihat Kurdi terluka, terbunuh," ujarnya.
Trump juga memberi isyarat bahwa perang yang berlangsung dapat berdampak pada masa depan Iran. Ia mengatakan kemungkinan perubahan geopolitik tidak dapat dikesampingkan setelah konflik berakhir.
"Saya tidak bisa memberi tahu Anda. Mungkin tidak," jawab Trump ketika ditanya apakah perbatasan Iran akan tetap sama.
Presiden AS tersebut juga menyinggung kemungkinan perubahan politik di Teheran. Ia menyatakan bahwa Washington menginginkan kepemimpinan Iran yang tidak membawa negara itu ke dalam perang.
Trump turut mengeklaim bahwa serangan militer AS secara signifikan melemahkan struktur kepemimpinan Iran.
"Kami menyingkirkan kepemimpinan tertinggi dan kami menyingkirkan kepemimpinan tingkat kedua," katanya. Ia menambahkan bahwa Iran kini berada pada tingkat kepemimpinan ketiga atau keempat.
Ia juga menyebut bahwa pengerahan pasukan darat AS untuk mengamankan uranium yang diperkaya di fasilitas nuklir Iran dapat dipertimbangkan di masa depan, meskipun belum menjadi rencana saat ini.
"Pada suatu saat, mungkin kita akan melakukannya, itu akan menjadi hal yang hebat, tetapi saat ini kita hanya menghancurkan mereka," ujarnya.
Menanggapi kemungkinan dukungan Rusia terhadap Iran, Trump mengatakan bahwa ia tidak melihat ada indikasi keterlibatan Moskow. "Saya tidak memiliki indikasi," katanya.
Terkait lamanya konflik, Trump menyatakan perang akan berlangsung selama diperlukan. Ia bahkan mengeklaim kemampuan militer Iran saat ini sangat melemah.
"Perang akan berlanjut sampai kapan pun diperlukan," jelasnya seraya menambahkan bahwa militer Iran kini hampir tidak ada.
Sejak 28 Februari, serangan militer yang dilakukan oleh Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran dilaporkan menewaskan ratusan orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, serta sejumlah pejabat keamanan lain.
Sebagai balasan, Teheran meluncurkan serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta beberapa negara Teluk yang menampung aset militer Amerika Serikat. (Anadolu/I-2)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved