Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJARAH baru dalam diplomasi internasional akan tercipta pekan depan. Ibu Negara Amerika Serikat (AS), Melania Trump, dijadwalkan memimpin sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), sebuah langkah yang menandai momen pertama kalinya seorang Ibu Negara AS yang masih menjabat mengambil peran diplomatik strategis tersebut.
Kepastian mengenai peran Melania Trump ini dikonfirmasi melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Rabu (25/2).
Penunjukan ini menempatkan Melania di posisi sentral dalam forum pengambilan keputusan tertinggi di PBB untuk membahas isu-isu kemanusiaan global.
"Kepemimpinan Ibu (Melania) Trump akan menandai pertama kalinya seorang Ibu Negara AS yang masih menjabat memimpin Dewan Keamanan ketika para anggota membahas isu pendidikan, teknologi, perdamaian, dan keamanan," sebut pernyataan resmi tersebut.
Sidang yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Maret mendatang ini mengusung tajuk "Children, Technology, and Education in Conflict".
Dalam agenda tersebut, Melania akan memegang palu sidang dan memimpin jalannya diskusi di markas besar PBB, New York.
Misi utama yang dibawa dalam keketuaan ini adalah menekankan betapa vitalnya peran pendidikan dalam memajukan toleransi serta menciptakan perdamaian dunia yang berkelanjutan. Isu ini dianggap relevan di tengah situasi global yang masih diwarnai berbagai konflik bersenjata yang berdampak langsung pada akses pendidikan anak-anak.
Melania Trump tidak akan sendirian dalam menjalankan tugas ini. Sidang tersebut dijadwalkan dihadiri oleh utusan dari negara-negara anggota Dewan Keamanan, para pemangku kebijakan internasional, serta Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz.
Kehadiran Melania Trump di kursi pimpinan merupakan bagian dari hak AS yang tengah memegang Presidensi Dewan Keamanan PBB.
Berdasarkan aturan organisasi, posisi presidensi atau keketuaan DK PBB dipegang secara bergilir setiap bulan oleh salah satu dari 15 negara anggotanya.
Urutan pergantian ini ditentukan berdasarkan urutan abjad nama negara dalam bahasa Inggris. Untuk periode Maret 2026, AS akan resmi mengemban jabatan tersebut setelah sebelumnya dipegang oleh Inggris pada bulan Februari.
Langkah ini dipandang banyak pihak sebagai upaya AS untuk menonjolkan sisi diplomasi kemanusiaan di panggung dunia, dengan melibatkan figur Ibu Negara untuk mengangkat isu-isu sosial-pendidikan ke level pembahasan keamanan internasional. (Ant/Z-1)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Ia menilai, serangan terhadap prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian PBB merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional.
TNI dan PBB percepat pemulangan jenazah Praka Rico Pramudia yang gugur di Libanon. Simak kronologi dan proses repatriasi pahlawan perdamaian ini.
Pasukan PBB tersebut menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap keluarga dan rekan-rekan Praka Rico.
Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran selama dua minggu atas permintaan PM Pakistan Shehbaz Sharif, meski blokade Hormuz berlanjut.
Presiden Kazakhstan itu pun menyatakan keprihatinan atas meningkatnya negosiasi konflik global di luar kerangka PBB, yang menandakan marginalisasi perannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved