Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa atau PBB menyatakan harapan adanya deeskalasi menjelang putaran perundingan nuklir lanjutan antara Amerika Serikat - Iran di Jenewa, Swis. Di tengah perbedaan pernyataan soal komitmen nuklir, kedua negara dijadwalkan kembali bernegosiasi dengan mediasi Oman.
Juru bicara Perserikatan Bangsa-Bangsa, Stephane Dujarric menyampaikan bahwa pihaknya menaruh harapan besar pada putaran perundingan berikutnya antara Amerika Serikat dan Iran terkait program nuklir Teheran yang dijadwalkan berlangsung di Jenewa pada 26 Februari.
"Kami ingin melihat deeskalasi. Dan kami, saya pikir seperti semua orang, menantikan perundingan yang dijadwalkan akan diadakan di Jenewa besok," kata Dujarric kepada wartawan dilansir AFP, Kamis (26/2).
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump dalam pidato kenegaraannya di hadapan Kongres pada Selasa (24/2) menegaskan bahwa ia lebih memilih jalur diplomasi dalam menangani isu Iran. Namun, ia mengaku belum mendengar pernyataan spesifik dari Teheran yang menyatakan bahwa mereka tidak akan pernah memiliki senjata nuklir.
Beberapa jam sebelum pidato tersebut, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi kembali menegaskan posisi negaranya. Ia menyatakan Iran dalam keadaan apa pun tidak akan pernah mengembangkan senjata nuklir, sekaligus menekankan bahwa Teheran tidak akan melepaskan haknya untuk memanfaatkan keuntungan dari teknologi nuklir yang damai bagi rakyatnya.
Sementara itu, pada Minggu (22/2), Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi, yang negaranya berperan sebagai mediator, mengumumkan bahwa Jenewa akan menjadi tuan rumah putaran perundingan selanjutnya antara Washington dan Teheran pada 26 Februari.
Untuk perundingan nuklir Iran-AS, delegasi Amerika Serikat dijadwalkan dipimpin oleh utusan presiden Steve Witkoff bersama menantu Presiden Trump, Jared Kushner. Sementara itu, pihak Iran akan diwakili langsung oleh Abbas Araghchi. (H-4)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved