Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, memberikan peringatan keras kepada Amerika Serikat (AS) terkait meningkatnya ketegangan militer di Timur Tengah. Khamenei menegaskan bahwa setiap agresi militer yang ditujukan kepada Teheran tidak akan berakhir sebagai konflik lokal, melainkan bakal memicu perang regional yang luas.
Pernyataan ini disampaikan Khamenei di tengah langkah Presiden AS Donald Trump yang terus memperkuat aset militer di kawasan tersebut. Berbicara di hadapan massa pendukung di pusat Kota Teheran pada Minggu (1/2), pemimpin berusia 86 tahun tersebut menekankan bahwa AS harus memahami konsekuensi dari setiap langkah provokasi.
"Mereka harus tahu bahwa jika mereka memulai perang kali ini, itu akan menjadi perang regional," ujar Khamenei dalam acara peringatan kembalinya Ayatollah Ruhollah Khomeini dari pengasingan pada 1979 dan momentum yang memicu Revolusi Iran.
Tudingan upaya kudeta
Selain menyinggung ancaman eksternal, Khamenei juga memberikan komentar tajam mengenai gelombang protes antipemerintah yang baru saja terjadi di Iran.
Menurutnya, para demonstran menargetkan pusat-pusat pemerintahan yang sensitif, termasuk kantor polisi, fasilitas Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), bank, hingga masjid. Khamenei menyebut aksi tersebut sebagai 'sedisi' atau pemberontakan, istilah serupa yang ia gunakan untuk melabeli Gerakan Hijau pada 2009.
"Tujuan mereka adalah menghancurkan pusat-pusat efektif yang menjalankan negara. Tentu saja, kudeta tersebut telah dipadamkan," tambah Khamenei, yang telah memegang kekuasaan absolut selama 37 tahun. Ia menuding AS berupaya 'melahap' sumber daya minyak dan gas alam Iran yang melimpah.
Respons Donald Trump
Menanggapi gertakan dari Teheran, Presiden Donald Trump tampak tetap tenang. Berbicara kepada wartawan, Trump menganggap pernyataan Khamenei sebagai reaksi yang sudah bisa diprediksi.
Meski demikian, Trump menyatakan tetap membuka pintu negosiasi untuk mencapai kesepakatan baru dengan Iran guna meredakan ketegangan di kawasan.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved