Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAHAN Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggelar pertemuan tertutup dengan pejabat tinggi Israel dan Arab Saudi di Washington untuk membahas Iran, di tengah pertimbangan serius opsi serangan militer terhadap Teheran.
Dua sumber yang mengetahui jalannya pertemuan tersebut mengatakan bahwa diplomasi militer ini berlangsung seiring meningkatnya ketegangan kawasan, ditandai dengan penguatan kehadiran militer AS di Timur Tengah.
Tekanan terhadap Iran kembali ditegaskan Trump pada Rabu (28/1) waktu setempat. Ia mendesak Teheran segera berunding untuk mencapai kesepakatan baru terkait senjata nuklir atau bersiap menghadapi serangan dari AS.
Menanggapi ultimatum tersebut, Iran mengeluarkan peringatan keras bahwa setiap agresi akan dibalas dengan serangan yang lebih besar.
Dalam rangkaian pertemuan itu, Kepala Intelijen Militer Israel Jenderal Shlomi Binder dilaporkan mengadakan diskusi intensif dengan pejabat senior Pentagon, CIA serta Gedung Putih pada Selasa dan Rabu.
"Binder disebut telah membagikan data intelijen mengenai target-target potensial di wilayah Iran," kata salah satu sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut.
Pada waktu yang hampir bersamaan, Menteri Pertahanan Arab Saudi Pangeran Khalid bin Salman juga berada di Washington untuk bertemu dengan para pejabat tinggi AS.
Menurut sumber, ancaman Iran menjadi fokus utama dalam agenda pembicaraan tersebut.
"Meskipun terlibat dalam pembicaraan tingkat tinggi, Arab Saudi dan negara-negara Teluk lainnya diketahui berupaya meredam situasi demi mencegah pecahnya perang yang lebih luas di kawasan tersebut," sebutnya.
Sikap Arab Saudi untuk menghindari eskalasi konflik juga ditegaskan Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Dalam komunikasi dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, ia menyampaikan bahwa Riyadh tidak ingin terseret dalam konflik terbuka.
"Riyadh tidak akan mengizinkan wilayah udara atau wilayah kedaulatannya digunakan untuk aksi militer terhadap Teheran," demikian laporan kantor berita resmi Saudi, SPA, pekan ini.
Hingga berita ini diturunkan, Gedung Putih belum memberikan pernyataan resmi terkait pertemuan-pertemuan tersebut.
Namun, sejumlah sumber menyebut Trump masih mempertimbangkan berbagai opsi kebijakan terhadap Iran, termasuk kemungkinan serangan terbatas yang menyasar aparat keamanan dan elite kepemimpinan Iran dengan tujuan memicu tekanan domestik.
Di sisi lain, pejabat Israel dan Arab juga menyampaikan catatan kritis terhadap skenario tersebut. Mereka menilai bahwa kekuatan udara saja tidak akan mampu menumbangkan para penguasa ulama di Iran.
Sumber internal dan seorang pejabat AS menegaskan bahwa hingga saat ini Trump belum mengambil keputusan akhir mengenai langkah yang akan ditempuh, termasuk apakah opsi militer benar-benar akan dijalankan atau jalur diplomasi tetap diprioritaskan. (Z-1)
Hingga 29 April 2026, sebanyak 122 kelompok terbang (kloter) atau 47.834 jemaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Ia memastikan bahwa kondisi para korban terus dipantau secara intensif oleh petugas, dengan seluruh kebutuhan medis maupun logistik telah terpenuhi.
Emirat Arab resmi umumkan keluar dari OPEC dan OPEC+ mulai 1 Mei. Langkah strategis ini diambil di tengah krisis energi akibat konflik di Selat Hormuz.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Di sisi lain, layanan kesehatan di Daerah Kerja Madinah juga terus dioptimalkan. Tercatat 1.373 jemaah menjalani rawat jalan.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved