Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump melontarkan peringatan keras kepada pemerintah Iran di tengah meluasnya gelombang demonstrasi di berbagai kota. Trump menegaskan Washington siap bertindak jika aparat Iran menggunakan kekerasan mematikan terhadap warga yang berdemonstrasi.
Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih, Jumat waktu setempat, Trump menyebut situasi di Iran semakin genting. Ia menilai skala dan intensitas protes menunjukkan perubahan besar yang sebelumnya tidak terbayangkan.
“Iran sedang dalam masalah besar. Menurut saya, rakyat mulai menguasai sejumlah kota yang beberapa minggu lalu tak pernah diduga,” ujar Trump seperti dikutip Anadolu.
Amerika Serikat memantau perkembangan tersebut secara saksama. Trump mengingatkan Teheran telah diperingatkan agar tidak melakukan tindakan represif.
“Jika mereka mulai membunuh orang-orang, seperti yang pernah mereka lakukan sebelumnya, kami akan terlibat,” katanya.
Menurut Trump, yang terjadi di Iran merupakan peristiwa luar biasa. Ia menuding pemerintah setempat gagal mengelola negara dan memperlakukan rakyatnya dengan buruk.
“Ini sesuatu yang sangat luar biasa untuk disaksikan. Mereka telah melakukan pekerjaan yang buruk dan memperlakukan rakyatnya dengan sangat buruk, dan sekarang mereka menuai akibatnya,” tuturnya.
Meski demikian, Trump menegaskan kemungkinan respons Amerika Serikat tidak akan melibatkan pengerahan pasukan darat. Dia menyebut langkah yang diambil akan difokuskan pada tekanan yang dirasakan langsung oleh pemerintah Iran.
“Kami tidak akan menurunkan pasukan. Tetapi kami akan memukul mereka dengan sangat keras di titik yang paling menyakitkan,” kata Trump.
Gelombang protes di Iran pecah sejak akhir Desember, dipicu anjloknya nilai tukar rial serta memburuknya kondisi ekonomi. Aksi demonstrasi pertama kali muncul pada 28 Desember di sekitar Grand Bazaar, Teheran, sebelum menyebar ke sejumlah kota lain di seluruh negeri.
Di tengah eskalasi situasi, akses internet di Iran dilaporkan terputus selama lebih dari 12 jam. Pemerintah Iran hingga kini belum merilis data resmi terkait korban.
Namun, Lembaga Berita Aktivis Hak Asasi Manusia melaporkan sedikitnya 2.277 orang ditangkap, puluhan lainnya luka-luka, dan 42 orang tewas, termasuk delapan personel keamanan. (H-4)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved