Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militernya untuk melancarkan serangan udara di Gaza, Selasa (28/10). Ia menuduh Hamas melanggar gencatan senjata di wilayah tersebut dengan menyerahkan jenazah sandera Israel yang sebenarnya sudah ditemukan.
Pernyataan dari kantor perdana menteri mengatakan: “Setelah konsultasi keamanan, Perdana Menteri Netanyahu menginstruksikan jajaran militer untuk segera melakukan serangan kuat di Jalur Gaza.”
Tentara Israel melancarkan serangkaian serangan di Gaza pada Selasa, saat ketegangan dengan Hamas meningkat dua minggu setelah gencatan senjata yang rapuh, dan kelompok militan tersebut menanggapi dengan mengatakan akan menunda penyerahan jenazah sandera. Kejadian kekerasan ini menjadi salah satu ujian terbesar bagi gencatan senjata.
Wakil Presiden AS JD Vance berusaha meredam pertempuran, dengan mengatakan dia mengharapkan “pertempuran kecil” akan segera mereda.
Pemerintah AS telah menanggapi laporan bahwa Israel telah melancarkan serangan terhadap Kota Gaza. Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan kepada wartawan: “Gencatan senjata masih berlaku. Itu tidak berarti tidak akan ada bentrokan kecil di sana-sini.”
Dia menambahkan: “Kami tahu bahwa Hamas atau pihak lain di Gaza menyerang seorang tentara militer Israel. Kami mengharapkan Israel akan merespons, tetapi saya yakin gencatan senjata presiden akan tetap berlaku meskipun demikian.”
Perintah dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk melancarkan “serangan kuat” datang setelah seorang pejabat Israel mengatakan pasukannya diserang di selatan Gaza. Itu terjadi setelah Hamas menyerahkan bagian jenazah pada Senin yang menurut Israel merupakan sisa-sisa sebagian jenazah sandera yang ditemukan sebelumnya dalam perang.
Netanyahu menyebut pengembalian bagian tubuh ini sebagai “pelanggaran" terhadap perjanjian gencatan senjata, yang mewajibkan Hamas untuk mengembalikan sandera yang tersisa di Gaza sesegera mungkin. Pejabat Israel juga menuduh Hamas memalsukan penemuan sisa-sisa ini pada Senin, dengan membagikan video berdurasi 14 menit yang direkam oleh drone militer di Gaza.
Israel menyatakan bahwa peti mati yang diserahkan oleh Hamas pada Senin (27/10) bukan berisi jenazah sandera yang tewas. Hamas, di sisi lain, menuduh Israel menghalangi upaya untuk mengembalikan jenazah di Gaza dan menunda penyerahan jenazah sandera lain yang tewas.
Netanyahu dituduh melakukan provokasi yang bertujuan mengancam kesepakatan gencatan senjata.
Muhammad Shehada, seorang analis dari European Council on Foreign Relations yang berbasis di Kopenhagen, mengatakan kepada layanan berita Al Jazeera: “Sejak awal gencatan senjata, Netanyahu telah berusaha mencari segala cara untuk melanjutkan genosida di Gaza.
“Kita melihat hal ini dengan Israel yang menolak membuka perbatasan Rafah, membatasi jumlah bantuan yang masuk hingga saat ini … terus melakukan serangan udara di sana-sini meskipun gencatan senjata berlaku dengan klaim palsu dan tidak berdasar.”
Kedua belah pihak saling menuduh melanggar kesepakatan gencatan senjata, dan kini diperlukan intervensi diplomatik yang besar untuk memperbaiki kerusakan pada kesepakatan damai tersebut. Diperkirakan Presiden AS Donald Trump sedang memperhatikan dengan seksama skala aksi militer Israel terhadap Gaza. (H-4)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Indonesia dan Kemlu menyampaikan kecaman keras atas tindakan pasukan Israel yang memasang spanduk bertuliskan Rising Lion di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Semenjak gencatan senjata, tidak perubahan yang terjadi di Gaza, bahkan pembunuhan oleh tentara Israel masih berlanjut
PBB catat 38.000 perempuan dan anak perempuan tewas di Gaza hingga akhir 2025 akibat perang. Rata-rata 47 nyawa melayang setiap hari di tengah hancurnya infrastruktur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved