Dukung Rekonstruksi Gaza, IGI Kunjungi Ketua PP Muhammadiyah

Sugeng Sumariyadi
18/4/2026 19:12
Dukung Rekonstruksi Gaza, IGI Kunjungi Ketua PP Muhammadiyah
Ketua PP Muhammadiyah Prof Dadang Kahmad (berpeci) menerima kunjungan perwakilan dari Indonesia Gaza Inisiatif (IGI) di Kampus Universitas Muhammadiyah Bandung.(ISTIMEWA)

SEJUMLAH lembaga di Indonesia terus berupaya membantu proses rekonstruksi Gaza pasca perang. Mereka mewakili rakyat Indonesia yang ingin berperan dalam proses pemulihan warga Palestina.

Salah satu upaya dilakukan Indonesia Gaza Inisiatif (IGI). Sebagai langkah awal, IGI mengunjungi Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof Dadang Kahmad.

Direktur Yayasan For Humanity, Rifky Abdullah yang juga salah satu inisiator IGI mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi masyarakat Gaza pasca perang selama dua tahun lebih dengan Israel.

''Semenjak gencatan senjata, tidak perubahan yang terjadi di Gaza, bahkan pembunuhan oleh tentara Israel masih berlanjut,'' ungkapnya  dalam pertemuan yang digelar di Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB), Jumat (17/4).

Oleh karena itu, IGI akan terus mengajak tokoh-tokoh nasional, ormas Islam seperti Muhammadiyah dan lembaga-lembaga sosial untuk terus menyuarakan nasib masyarakat Gaza dan segera melakukan aksi bersama untuk membantu mereka.

Sebelumnya, IGI dibentuk pada Februari 2026 oleh beberapa inisiator yaitu Yayasan Kasih Palestina, Yayasan Harapan Amal Mulia, Yayasan For Humanity, Yayasan Amal Bakti Dunia Islam (Abadi) dan Gapura.

Berbagai lembaga ini telah lama berkiprah menyalurkan bantuan kepada masyarakat Palestina di Gaza, Yerussalem dan berbagai lokasi pengungsian di Mesir, Yordania hingga Turki.

Beberapa lembaga ini bahkan telah berhasil membangun infrastruktur di Gaza sebelum perang mulai dari Masjid Istiqlal Indonesia Gaza, sekolah hingga klinik.

Ini belum termasuk penyaluran program pangan, pembangunan sumur air bersih hingga beasiswa untuk mahasiswa Palestina.

''Kami juga bermaksud mengundang Muhammadiyah untuk bisa hadir dalam deklarasi IGI yang akan dilaksanakan pada Agustus 2026 mendatang,'' ungkap Rifky.


Peran Muhammadiyah di Gaza


Pada kesempatan yang sama, Ketua PP Muhammadiyah, Prof Dadang Kahmad menyambut baik kehadiran IGI ini dalam rencana rekonstruksi Gaza.

''Upaya untuk melakukan rekonstruksi di Gaza memang perlu kolaborasi banyak pihak,'' ungkapnya.

Selama ini, kata dia, Muhammadiyah konsisten membantu masyarakat Palestina, baik yang ada di Gaza maupun di berbagai lokasi pengungsian.

''Sampai saat ini sudah ratusan miliar bantuan yang disalurkan Muhammadiyah untuk masyarakat Palestina,'' kata Prof Dadang.

Tak hanya ke Gaza dan berbagai lokasi pengungsian, Muhammadiyah pun telah menyediakan beasiswa bagi mahasiswa Palestina.

Mereka, kata dia, diberikan fasilitas beasiswa untuk kuliah secara gratis dari S1 hingga S3 diberbagai kampus Muhammadiyah, seperti Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan berbagai perguruan tinggi lain yang dikelola Muhammadiyah.

''Termasuk nanti di Universitas Muhammadiyah Bandung ini,'' ungkap  Ketua Badan Pembina Harian UMB itu.

Prof Dadang menyambut baik rencana kolaborasi Program Beasiswa Mahasiswa Palestina antara UMB dengan Kasih Palestina yang rencananya akan segera dimulai pada masa perkuliahan 2026/2027 ini.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Sugeng
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner