Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RENCANA kehadiran Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdamaian Gaza di Mesir pada Senin (13/10) dibatalkan pada detik-detik terakhir. Semula, kantor PM Israel menyebut ketidakhadiran tersebut disebabkan oleh benturan dengan agenda hari raya Yahudi.
Namun, laporan lanjutan mengungkap alasan berbeda di balik keputusan tersebut. Menurut sejumlah sumber diplomatik yang dikutip AFP pada Selasa (14/10), keberatan dari Turki dan Irak menjadi faktor utama pembatalan partisipasi Netanyahu dalam pertemuan internasional itu.
Dua sumber diplomatik Turki menyebut Presiden Recep Tayyip Erdogan secara tegas menolak kehadiran Netanyahu dalam forum yang digelar di Sharm El-Sheikh, kawasan Laut Merah, Mesir.
"Atas inisiatif Presiden Presiden Erdogan dan melalui upaya-upaya diplomatik Turki, Netanyahu tidak menghadiri pertemuan di Mesir," kata salah satu sumber kepada AFP.
KTT tersebut dihadiri lebih dari 20 pemimpin dunia dan bertujuan membahas masa depan Gaza pascagencatan senjata antara Israel dan Hamas yang disepakati pekan sebelumnya. Pertemuan dipimpin Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi.
Sebelum konferensi dimulai, kantor kepresidenan Mesir sempat mengonfirmasi kehadiran Netanyahu. Namun sekitar 40 menit kemudian, kantor PM Israel mengumumkan pembatalan kehadiran tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Di sisi lain, Irak juga menyatakan keberatan atas kemungkinan kehadiran Netanyahu. Ali al-Mousawi, penasihat Perdana Menteri Irak Shia al-Sudani, mengatakan delegasi Irak akan memboikot konferensi jika Netanyahu tetap hadir.
"Delegasi Irak memberi tahu pihak Mesir bahwa mereka tidak siap berpartisipasi dalam pertemuan puncak regional itu jika Netanyahu hadir," kata al-Mousawi kepada AFP.
"Irak telah mengambil sikap yang jelas mengenai hal ini dan memberi tahu Mesir tentang penolakannya serta sejumlah delegasi lain mengumumkan niat mereka untuk mundur jika Netanyahu berpartisipasi," tambahnya.
Menurut al-Mousawi, Mesir kemudian menyampaikan kepada Netanyahu bahwa kehadirannya tidak dapat diterima. Pada akhirnya, ini memicu pembatalan partisipasinya dalam konferensi tersebut. (I-2)
PEMIMPIN oposisi Israel Yair Lapid mengumumkan rencana bergabung dengan mantan perdana menteri Naftali Bennett dalam pemilihan umum yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.
Ketegangan di Libanon Selatan meningkat setelah serangan udara Israel menewaskan 14 warga sipil. PM Netanyahu sebut Hizbullah melanggar gencatan senjata.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
Lonjakan kasus kanker prostat yang diderita Benjamin Netanyahu secara signifikan kini terlihat di wilayah Asia, termasuk Indonesia.
Sekitar 60% kasus kanker prostat ditemukan pada pria berusia di atas 65 tahun. Risiko meningkat drastis seiring bertambahnya usia.
Kantor Perdana Menteri Israel menjelaskan bahwa Netanyahu menjalani pengobatan di Pusat Medis Hadassah, Yerusalem.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Donald Trump menyatakan King Charles III sejalan dalam mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Pernyataan disampaikan saat jamuan kenegaraan di AS.
Mantan Direktur FBI James Comey menghadapi dakwaan pidana atas dugaan ancaman terhadap Presiden Donald Trump lewat unggahan media sosial.
FCC memerintahkan peninjauan ulang lisensi siaran TV Disney menyusul desakan Presiden Donald Trump untuk memecat Jimmy Kimmel pasca insiden percobaan pembunuhan.
Gedung Putih mengunggah foto Raja Charles III dan Donald Trump dengan takarir "Dua Raja".
Raja Charles III dan Donald Trump melakukan pertukaran kado simbolis dalam kunjungan kenegaraan ke AS. Dari desain Resolute Desk hingga surat bersejarah John Adams.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved