Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LIGA Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam langkah Israel yang mengusir paksa warga Palestina dari Jalur Gaza dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk menjamin perlindungan mereka.
Liga Arab dan OKI mengemukakan hal tersebut melalui pernyataan komite menteri gabungan kedua organisasi tersebut dalam pernyataan yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri Turki pada Senin (8/9).
Pada Jumat lalu, kepala pertahanan Israel, Israel Katz, mengatakan bahwa tentara Israel (IDF) hanya akan meningkatkan operasinya di Gaza hingga Hamas menerima persyaratan Israel untuk mengakhiri perang, termasuk pembebasan semua sandera dan pelucutan senjata.
"Para Menteri Luar Negeri Komite Arab-OKI untuk Gaza dengan tegas menolak semua pernyataan Israel terkait pengusiran rakyat Palestina dari wilayah mereka yang diduduki sejak 1967 dengan dalih apa pun," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Mereka juga mengutuk kebijakan Israel yang mengusir rakyat Palestina dari tanah air mereka melalui perluasan operasi militer di Gaza, penggunaan pengepungan dan kelaparan sebagai metode perang, penargetan berkelanjutan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil, serta upayanya memperpanjang dan memperluas konflik yang telah mengancam perdamaian dan keamanan regional dan internasional.
Komite tersebut juga menyerukan gencatan senjata segera, pencabutan pembatasan Israel terhadap bantuan kemanusiaan, dan pemulangan warga Palestina ke tanah air mereka.
"Para Menteri menggarisbawahi bahwa praktik dan pelanggaran illegal Israel merupakan ancaman langsung terhadap hukum internasional, dan merupakan penghinaan terhadap prinsip-prinsip yang tercantum dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan tatanan internasional berbasis aturan," lanjut pernyataan tersebut.
"Mereka menyerukan kepada masyarakat internasional, khususnya Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, untuk memikul tanggung jawabnya dengan memastikan perlindungan rakyat Palestina," tambahnya.
Pada 20 Agustus, stasiun penyiaran pemerintah Israel, Kan, melaporkan bahwa Katz telah menyetujui operasi untuk merebut Kota Gaza. Stasiun radio militer Israel, Galei Tzahal, juga melaporkan sebelumnya pada hari yang sama bahwa operasi Israel untuk merebut Kota Gaza akan berlangsung hingga 2026 dan hingga 130.000 tentara cadangan akan dilibatkan pada puncak manuver tersebut.
Sehari setelahnya, kepala otoritas Israel, Benjamin Netanyahu, menyetujui rencana komando militer Israel untuk menguasai Kota Gaza dan mengalahkan Hamas. (Sputnik/RIA Novosti/Ant/I-2)
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Indonesia dan Kemlu menyampaikan kecaman keras atas tindakan pasukan Israel yang memasang spanduk bertuliskan Rising Lion di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Semenjak gencatan senjata, tidak perubahan yang terjadi di Gaza, bahkan pembunuhan oleh tentara Israel masih berlanjut
PBB catat 38.000 perempuan dan anak perempuan tewas di Gaza hingga akhir 2025 akibat perang. Rata-rata 47 nyawa melayang setiap hari di tengah hancurnya infrastruktur.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved