Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UKRAINA memperkenalkan rudal jelajah jarak jauh baru bernama FP-5 Flamingo, yang diklaim mampu menyerang wilayah Rusia karena memiliki jangkauan hingga 3.000 kilometer dengan daya ledak besar.
Menurut Newsweek, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky awal bulan ini menyatakan Kyiv berencana memproduksi rudal tersebut secara massal.
Sejak invasi penuh Rusia berlangsung selama lebih dari tiga tahun, Kyiv terus mendorong industri pertahanannya untuk memenuhi kebutuhan perang, menghadapi lawan dengan kapasitas industri besar serta dukungan tambahan dari mitra seperti Korea Utara yang memasok rudal bagi Moskow.
Perang ini menyoroti peran drone murah, namun kedua pihak juga mengandalkan rudal jarak jauh berteknologi tinggi untuk menyerang baik di garis depan maupun melintasi perbatasan.
Ukraina sebelumnya mengoperasikan rudal buatan Barat seperti ATACMS dari AS dan Storm Shadow dari Inggris. Namun penggunaannya kerap terkendala pembatasan politik dan kekhawatiran eskalasi.
The Wall Street Journal melaporkan Pentagon bahkan sempat memblokir penggunaan ATACMS oleh Kyiv di wilayah Rusia, meskipun Presiden Joe Biden kemudian mencabut aturan tersebut sebelum meninggalkan jabatannya. Rudal buatan dalam negeri seperti Flamingo tidak menghadapi batasan semacam itu.
Detail teknis senjata baru ini masih terbatas. Gambar rudal Flamingo yang beredar di media sosial pada 18 Agustus lalu, diunggah oleh jurnalis foto AP Efrem Lukatsky, memperlihatkan keberadaannya di sebuah pabrik Ukraina.
Rudal tersebut dikembangkan oleh perusahaan lokal Fire Point. Menurut klaim Kyiv, Flamingo memiliki jangkauan 3.000 kilometer dengan hulu ledak lebih dari satu ton.
Media Ukraina menyebut waktu tempuhnya sekitar empat jam, dengan kecepatan maksimum 950 km/jam serta lebar sayap enam meter.
Julukan Flamingo melekat setelah prototipe pertama keluar dari pabrik dengan warna merah muda akibat kesalahan produksi.
Iryna Terekh, kepala produksi Fire Point, menjelaskan bahwa pabriknya kini mampu membuat satu rudal per hari, namun targetnya meningkat tujuh kali lipat pada Oktober mendatang.
"Pada bulan Desember, kami akan memiliki lebih banyak rudal. Pada akhir Desember atau Januari-Februari, produksi massal akan dimulai. Saat ini, rudal ini merupakan rudal kami yang paling sukses," kata Zelensky.
Sebelumnya, Ukraina telah membuktikan efektivitas senjata rakitan sendiri. Rudal antikapal Neptune milik Kyiv berhasil menenggelamkan kapal penjelajah Moskva, andalan Armada Laut Hitam Rusia, pada fase awal invasi. (Fer/I-1)
Raja Charles III sampaikan pidato krusial di depan Kongres AS. Tekankan pentingnya aliansi NATO, krisis iklim, hingga dukungan untuk Ukraina di tengah tensi politik.
Kim Jong Un memuji aksi bunuh diri tentara Korea Utara di medan perang Rusia-Ukraina demi hindari penangkapan. Simak detail kerja sama militer Pyongyang-Moskow.
Ukraina memperingati 40 tahun bencana Chernobyl di tengah konflik dengan Rusia. Risiko nuklir kembali jadi sorotan global.
Berdasarkan informasi yang diterima dari BNN mengenai adanya aktivitas mencurigakan terkait penggunaan narkotika oleh WNA di sebuah penginapan, Tim Patroli Kantor Imigrasi Ngurah Rai
Seorang pria bersenjata melakukan penembakan brutal di Distrik Holosiivskyi, Kyiv. Enam orang tewas dan belasan lainnya luka-luka dalam insiden langka ini.
IRGC hantam gudang sistem anti-drone Ukraina di Dubai. 21 personel Ukraina dikhawatirkan tewas dalam operasi yang menyasar aset militer pendukung AS di wilayah UEA.
INDONESIA mengamankan pasokan 150 juta barel minyak dari Rusia dengan harga khusus. Itu dilakukan setelah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia ujar Hasyim Djojohadikusumo.
Putin dan Pezeshkian telah berbicara via telepon sebanyak tiga kali sejak 28 Februari.
Indonesia akan mengimpor 150 juta barel minyak dari Rusia secara bertahap hingga 2026. Langkah ini jadi strategi penting menghadapi krisis energi global.
Melihat posisi korban yang berada jauh di bawah tebing dan ancaman kenaikan permukaan air laut, tim memutuskan untuk menempuh jalur udara guna mempercepat proses evakuasi.
Mengenang Piala Dunia 2018 di Rusia. Simak daftar peserta, hasil final Prancis vs Kroasia di Stadion Luzhniki, hingga momen menarik yang tak terlupakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved