Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL menuai gelombang kecaman internasional setelah serangan udara menghantam Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, Gaza Selatan, pada Senin (25/8) waktu setempat. Serangan tersebut menewaskan sedikitnya 20 orang, termasuk tenaga medis dan jurnalis dari berbagai media internasional.
Menurut otoritas Gaza, serangan pertama menewaskan seorang juru kamera Reuters yang saat itu sedang menyiarkan siaran langsung dari tangga di sisi gedung rumah sakit.
Sekitar sepuluh menit kemudian, serangan kedua kembali terjadi di lokasi yang sama dan menghantam sejumlah jurnalis serta tim penyelamat yang sedang mengevakuasi korban.
Total korban jiwa mencapai sedikitnya 20 orang, termasuk empat tenaga kesehatan dan lima jurnalis dari kantor berita besar seperti Associated Press, Reuters, Al Jazeera, serta Middle East Eye.
Militer Israel mengakui melancarkan serangan ke rumah sakit tersebut, namun menyatakan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Pihak militer mengklaimmengidentifikasi sebuah kamera yang dipasang oleh Hamas di sekitar rumah sakit dan digunakan untuk memantau pergerakan pasukan IDF meski tidak memberikan bukti pendukung.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menegaskan bahwa warga sipil, termasuk tenaga medis dan jurnalis harus dihormati dan dilindungi setiap saat. Ia mendesak agar segera dilakukan investigasi independen dan menyeluruh atas peristiwa tersebut.
Sementara itu, juru bicara kantor hak asasi manusia PBB, Thameen al-Kheetan, menyebut serangan itu sebagai sesuatu yang mengejutkan dan tidak dapat diterima.
"Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan tentang penargetan jurnalis dan semua insiden semacam ini harus benar-benar diselidiki serta pihak yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban," tegasnya dikutip BBC.
Kecaman juga datang dari para pemimpin dunia. Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan aksi tersebut tidak bisa ditoleransi.
Tragedi di Khan Younis ini menambah panjang daftar korban jurnalis dalam konflik Gaza. Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) turut menyampaikan pernyataan keras.
"Pembunuhan ini harus segera dihentikan. Para pelaku tidak boleh lagi dibiarkan bertindak dengan impunitas," tegas organisasi yang berbasis di New York itu. (Dhk/I-1)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
Dewan Perdamaian (BoP) mendesak Hamas serahkan senjata dan peta terowongan Gaza pekan ini sebagai bagian dari rencana perdamaian tahap kedua Donald Trump.
Komandan Hamas diculik di Gaza City, picu operasi pencarian. Di Tepi Barat, militer Israel tembak mati pemuda Palestina saat penggerebekan di Hebron.
Pejabat Hamas Bassem Naim kecam utusan Board of Peace, Nickolay Mladenov, karena syaratkan pelucutan senjata sebagai imbalan rekonstruksi Gaza dan penarikan pasukan.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Studi The Lancet ungkap kematian di Gaza 35% lebih tinggi dari data resmi. Hingga Jan 2025, 75 ribu warga tewas akibat serangan Israel, mayoritas perempuan & anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved