Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, menegaskan pengusiran massal warga Palestina dari Gaza adalah “garis merah” yang tidak akan pernah diterima Kairo. Ia menekankan, Mesir tidak akan membiarkan pihak mana pun membahayakan kedaulatan maupun keamanan nasionalnya.
Dalam wawancara dengan CNN di Al-Arish, dekat perbatasan Gaza, Abdelatty mengatakan Mesir terus berupaya melalui berbagai jalur diplomatik untuk meringankan penderitaan warga Palestina. Namun, ia menolak tegas ide pemindahan penduduk Gaza ke luar wilayah mereka.
“Kami tidak akan menerima, tidak akan ikut serta, dan tidak akan membiarkan hal itu terjadi,” ujarnya. Ia memperingatkan, pemindahan massal hanya akan menjadi “tiket sekali jalan” yang menghapus perjuangan Palestina.
Sejak perang meletus, Israel belum menjelaskan secara rinci visi masa depan Gaza. Namun, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berkali-kali mendorong opsi relokasi warga Gaza ke negara lain. Beberapa negara seperti Ethiopia, Libya, Somaliland, dan Indonesia disebut-sebut dalam pembicaraan, meski sebagian telah membantah.
Mesir, sebagai satu-satunya akses Gaza ke dunia luar, menghadapi tekanan publik untuk menyalurkan bantuan. Ribuan truk bantuan kini tertahan di perbatasan Rafah karena Israel belum memberi izin masuk. CNN melaporkan ada sekitar 5.000 truk menunggu, sebagian berisi makanan dan obat-obatan yang berisiko rusak akibat penundaan.
Abdelatty juga menyinggung masa depan perjanjian damai Mesir-Israel. Ia menegaskan Kairo tetap menghormati kesepakatan itu, tetapi memperingatkan bahwa upaya memindahkan warga Palestina bisa memicu risiko serius. “Kami tidak akan membiarkan siapa pun membahayakan keamanan nasional kami,” tegasnya.
Mengenai upaya gencatan senjata, Abdelatty mengungkapkan negosiasi masih berlangsung dengan mediasi Qatar, AS, dan Mesir. Ia menyebut sudah ada kesepahaman di sejumlah poin, termasuk pertukaran sandera, pembebasan tahanan Palestina, dan distribusi bantuan. Namun, tuntutan Israel agar Hamas segera melucuti senjata dinilai mustahil diwujudkan saat ini.
“Israel sudah membombardir selama hampir dua tahun dan belum bisa melumpuhkan Hamas. Bagaimana mungkin sekarang menuntut hal itu?” ujarnya.
Abdelatty menutup dengan penegasan: “Kesepakatan bisa dicapai jika ada kemauan politik.” (CNN/Z-2)
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Indonesia dan Kemlu menyampaikan kecaman keras atas tindakan pasukan Israel yang memasang spanduk bertuliskan Rising Lion di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Semenjak gencatan senjata, tidak perubahan yang terjadi di Gaza, bahkan pembunuhan oleh tentara Israel masih berlanjut
PBB catat 38.000 perempuan dan anak perempuan tewas di Gaza hingga akhir 2025 akibat perang. Rata-rata 47 nyawa melayang setiap hari di tengah hancurnya infrastruktur.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved