Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA tawanan Israel akan dibebaskan oleh kelompok Palestina di Gaza pada hari Kamis (30/1) sebagai ganti 110 tahanan di penjara Israel berdasarkan perjanjian gencatan senjata dan pertukaran tahanan antara Israel dan Hamas.
Dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Anandolu, Kamis (30/1), Abu Obaida, juru bicara sayap bersenjata Hamas, Brigade Qassam, mengatakan bahwa tiga warga Israel yakni Arbel Yehud, Agam Berger, dan Gadi Moshe Mozes akan dibebaskan pada Kamis (30/1).
Kantor Media yang dikelola Hamas mengatakan bahwa 110 tahanan Palestina juga akan dibebaskan oleh Israel pada Kamis (30/1).
"Tahanan yang akan dibebaskan termasuk 32 tahanan yang menjalani hukuman seumur hidup, 48 tahanan dengan hukuman panjang, dan 30 anak di bawah umur," kata kantor media Hamas dalam sebuah pernyataan.
Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengonfirmasi pada Rabu (29/1) malam bahwa pihaknya menerima daftar tawanan yang akan dibebaskan dari Gaza pada Kamis.
Menurut Radio Angkatan Darat Israel, lima warga negara Thailand dan tiga warga Israel, termasuk Yehud, akan dibebaskan pada Kamis (30/1).
Israel telah menggunakan kasus Yehud untuk membenarkan penundaan dalam mengizinkan warga Palestina yang mengungsi untuk kembali ke daerah mereka di Gaza utara dari Sabtu hingga Senin pagi.
Tahap enam minggu pertama perjanjian gencatan senjata mulai berlaku pada 19 Januari, menangguhkan perang genosida Israel yang telah menewaskan lebih dari 47.400 warga Palestina, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak dan melukai lebih dari 111.000 orang sejak 7 Oktober 2023.
Tujuh tawanan Israel, termasuk empat tentara, sejauh ini telah dibebaskan sebagai imbalan atas 290 tahanan Palestina sejak kesepakatan mulai berlaku.
Berdasarkan kesepakatan tahap pertama, 33 tawanan Israel akan dibebaskan sebagai imbalan atas sekitar 1.700 hingga 2.000 tahanan Palestina.
Serangan Israel terhadap Gaza telah menyebabkan lebih dari 11.000 orang hilang, dengan kerusakan yang meluas dan krisis kemanusiaan yang telah merenggut nyawa banyak orang lanjut usia dan anak-anak dalam salah satu bencana kemanusiaan global terburuk yang pernah ada.
Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan pada November tahun lalu untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di daerah kantong tersebut. (Fer/I-2)
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Indonesia dan Kemlu menyampaikan kecaman keras atas tindakan pasukan Israel yang memasang spanduk bertuliskan Rising Lion di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Semenjak gencatan senjata, tidak perubahan yang terjadi di Gaza, bahkan pembunuhan oleh tentara Israel masih berlanjut
PBB catat 38.000 perempuan dan anak perempuan tewas di Gaza hingga akhir 2025 akibat perang. Rata-rata 47 nyawa melayang setiap hari di tengah hancurnya infrastruktur.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved