Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMANDAN militer senior Hizbullah, Ibrahim Aqil, tewas dalam serangan udara yang dilancarkan oleh Israel di ibukota Lebanon, Beirut, pada hari Jumat (20/9). Kejadian ini menandai eskalasi serius yang meningkatkan kekhawatiran akan terjadinya perang besar.
Hizbullah mengonfirmasi kematian Aqil setelah Israel menyatakan bahwa ia termasuk di antara sejumlah tokoh senior Hizbullah yang terbunuh dalam serangan tersebut. Menurut pejabat Lebanon, setidaknya 14 orang lainnya tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka dalam serangan yang menargetkan wilayah Dahieh, sebuah kawasan padat penduduk yang merupakan basis kuat Hizbullah di pinggiran selatan Beirut.
Lokasi serangan terlihat kacau, dengan tim darurat bergegas membantu yang terluka dan mencari korban yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan. Setidaknya satu gedung tempat tinggal runtuh, sementara beberapa lainnya mengalami kerusakan berat.
Baca juga : Belasan Anak Dirawat Intensif Akibat Serangan Roket di Majdal Shams
Anggota Hizbullah menutup jalan-jalan, dan banyak warga terlihat terkejut, mengingat serangan ini merupakan pukulan memalukan lain bagi kelompok tersebut, setelah sebelumnya mengalami serangkaian insiden yang merugikan.
Serangan ini adalah yang pertama di Beirut sejak Juli, ketika kepala militer Hizbullah, Fuad Shukr, juga terbunuh. Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Daniel Hagari, menjelaskan bahwa Aqil adalah seorang komandan senior di pasukan elit Hizbullah Radwan, dan ia terbunuh bersama para operator senior lainnya saat mereka berkumpul di ruang bawah tanah sebuah gedung.
Hagari menegaskan bahwa serangan tersebut menargetkan anggota Hizbullah yang bersembunyi di antara warga sipil, yang digunakan sebagai perisai manusia. Ia juga menyebut bahwa orang-orang yang tewas merencanakan serangan 'Conquer the Galilee', yang bertujuan untuk menyusup ke dalam masyarakat Israel dan membunuh warga sipil.
Ibrahim Aqil, juga dikenal sebagai Tahsin, sebelumnya dicari oleh pemerintah AS, yang menawarkan imbalan bagi siapa pun yang memberikan informasi tentangnya. Aqil memiliki reputasi sebagai anggota kelompok yang terlibat dalam pengeboman kedutaan besar AS di Beirut pada tahun 1980-an, serta penyerangan terhadap barak marinir yang menewaskan ratusan orang.
Hizbullah, yang didirikan pada awal 1980-an oleh Iran untuk melawan Israel, menggambarkan Aqil sebagai salah satu pemimpin jihadis terkemuka. (Z-8)
INDONESIA mengecam keras serangan Israel ke Libanon termasuk Beirut. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan serangan tersebut merupakan pelanggaran serius hukum internasional
Eskalasi di Libanon meningkat setelah militer Israel meluncurkan serangkaian serangan udara ke pinggiran Beirut dan menangkap dua anggota pasukan komando Hizbullah.
MILITER Israel melancarkan serangan terhadap sebuah bangunan di kawasan Bashoura, pusat Beirut, tak lama setelah mengeluarkan peringatan evakuasi bagi warga setempat.
Israel meluncurkan gelombang serangan udara baru ke Beirut dan wilayah selatan Lebanon. Lebih dari satu juta orang dilaporkan mengungsi dalam dua minggu terakhir.
Iran menyatakan empat diplomat mereka tewas dalam serangan udara yang diluncurkan Israel ke sebuah hotel di Beirut, Libanon, pekan lalu.
Tentara Israel mengumumkan pembunuhan Hussein Makled, kepala intelijen Hizbullah, di Beirut. Militer AS melaporkan anggota keempat tewas akibat luka-luka dalam operasi melawan Iran
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
Ketegangan di Libanon Selatan meningkat setelah prajurit UNIFIL asal Prancis kembali gugur. Macron tuding Hizbullah, sementara Presiden Aoun sampaikan duka mendalam.
Ia menegaskan bahwa prioritas Hizbullah bukan sekadar kembali ke situasi sebelumnya, tetapi memastikan penarikan pasukan Israel serta kembalinya warga Libanon ke desa-desa mereka.
Kabinet Netanyahu bergejolak setelah pengumuman gencatan senjata 10 hari di Libanon oleh Donald Trump tanpa melalui proses pemungutan suara resmi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved