Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SERANGKAIAN serangan udara mengguncang pinggiran selatan Beirut pada Senin dan Selasa dini hari, menandai kembalinya serangan intensif ke benteng pertahanan Hizbullah setelah sempat mereda selama beberapa hari. Di saat yang sama, militer Israel mengonfirmasi penangkapan dua anggota pasukan komando elite Hizbullah di wilayah Lebanon Selatan.
Serangan ini diawali dengan gempuran di kawasan elite Hazmieh, sebuah wilayah mayoritas Kristen yang dekat dengan istana kepresidenan dan misi diplomatik. Militer Israel menyatakan target serangan tersebut adalah anggota sayap operasi luar negeri Garda Revolusi Iran (IRGC).
Dalam pernyataan resminya pada Senin (23/3), militer Israel mengungkapkan bahwa pasukannya berhasil mengidentifikasi sejumlah anggota bersenjata dari Pasukan Radwan, unit komando elite Hizbullah, yang berencana meluncurkan rudal anti-tank di Libanon Selatan.
"Setelah teridentifikasi, para teroris tersebut menyerah. Mereka ditangkap oleh pasukan dan dipindahkan ke wilayah Israel untuk pemeriksaan lebih lanjut," tulis pernyataan militer Israel. Pihak militer mengonfirmasi kepada AFP bahwa total dua anggota Hizbullah telah diamankan.
Sebagai balasan, Hizbullah mengumumkan telah meluncurkan lebih dari 50 serangan yang menargetkan pasukan dan pangkalan Israel di wilayah utara Israel serta Libanon Selatan, khususnya di kota pesisir Naqura. Di lokasi tersebut, pasukan penjaga perdamaian PBB (UNIFIL) melaporkan markas besar mereka terkena proyektil yang diduga diluncurkan oleh "aktor non-negara".
Wali Kota Hazmieh, Jean Asmar, menyebutkan serangan Israel di wilayahnya menargetkan sebuah ruangan di dalam apartemen yang disewa keluarga pengungsi. Serangan ini menewaskan sedikitnya satu orang.
Ketegangan diplomatik juga meningkat setelah Perdana Menteri Lebanon, Nawaf Salam, menyatakan kepada jaringan Al Hadath bahwa Garda Revolusi Iran "sayangnya... mengelola operasi militer di Lebanon." Sebelumnya, Israel juga mengeklaim telah menewaskan tiga komandan Pasukan Quds Iran dalam serangan di pusat kota Beirut beberapa hari lalu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan dalam pernyataan videonya kampanye militer tidak akan berhenti dalam waktu dekat. "Kami akan terus menyerang, baik di Iran maupun di Libanon," tegas Netanyahu.
Senada dengan itu, juru bicara militer Israel berbahasa Arab, Ella Waweya, memperingatkan "pertempuran melawan Hizbullah... baru saja dimulai."
Hingga saat ini, operasi militer Israel telah menyebabkan setidaknya 1.039 orang tewas di Libanon. Militer Israel juga terus menghancurkan infrastruktur strategis, termasuk jembatan-jembatan di atas Sungai Litani yang dituduh digunakan untuk aktivitas kelompok bersenjata. (AFP/Z-2)
INDONESIA mengecam keras serangan Israel ke Libanon termasuk Beirut. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan serangan tersebut merupakan pelanggaran serius hukum internasional
MILITER Israel melancarkan serangan terhadap sebuah bangunan di kawasan Bashoura, pusat Beirut, tak lama setelah mengeluarkan peringatan evakuasi bagi warga setempat.
Israel meluncurkan gelombang serangan udara baru ke Beirut dan wilayah selatan Lebanon. Lebih dari satu juta orang dilaporkan mengungsi dalam dua minggu terakhir.
Iran menyatakan empat diplomat mereka tewas dalam serangan udara yang diluncurkan Israel ke sebuah hotel di Beirut, Libanon, pekan lalu.
Tentara Israel mengumumkan pembunuhan Hussein Makled, kepala intelijen Hizbullah, di Beirut. Militer AS melaporkan anggota keempat tewas akibat luka-luka dalam operasi melawan Iran
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
Ketegangan di Libanon Selatan meningkat setelah prajurit UNIFIL asal Prancis kembali gugur. Macron tuding Hizbullah, sementara Presiden Aoun sampaikan duka mendalam.
Ia menegaskan bahwa prioritas Hizbullah bukan sekadar kembali ke situasi sebelumnya, tetapi memastikan penarikan pasukan Israel serta kembalinya warga Libanon ke desa-desa mereka.
Kabinet Netanyahu bergejolak setelah pengumuman gencatan senjata 10 hari di Libanon oleh Donald Trump tanpa melalui proses pemungutan suara resmi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved