Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SERDADU Israel mengumumkan bahwa mereka telah membunuh Hussein Makled, kepala markas intelijen Hizbullah, dalam serangan tepat sasaran di ibu kota Beirut, Lebanon, semalam. Belum ada komentar langsung dari pihak Hizbullah terkait peristiwa ini.
Pernyataan militer Israel menegaskan bahwa operasi ini menargetkan markas intelijen kelompok tersebut dan menimbulkan kematian langsung terhadap Makled, salah satu komandan kunci di lini intelijen Hizbullah.
Sementara itu, Militer Amerika Serikat melaporkan bahwa jumlah anggota militer yang tewas sejak dimulainya serangan terhadap Iran meningkat menjadi empat orang.
Sebelumnya, CENTCOM mengumumkan bahwa tiga tentara tewas dan lima lainnya mengalami luka parah. Militer AS menyatakan, “Anggota militer keempat, yang terluka parah selama serangan awal Iran, akhirnya meninggal dunia akibat luka-lukanya.”
Pernyataan tersebut menambahkan, “Operasi tempur besar terus berlanjut dan upaya respons kami sedang berlangsung.”
Insiden ini terjadi di tengah ketegangan regional yang meningkat, menyusul serangan gabungan AS-Israel terhadap target di Iran dan serangan balasan yang dilakukan Iran terhadap pangkalan-pangkalan AS di Teluk dan wilayah sekitar. (Aljazeera/P-3)
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
Ketegangan di Libanon Selatan meningkat setelah prajurit UNIFIL asal Prancis kembali gugur. Macron tuding Hizbullah, sementara Presiden Aoun sampaikan duka mendalam.
Ia menegaskan bahwa prioritas Hizbullah bukan sekadar kembali ke situasi sebelumnya, tetapi memastikan penarikan pasukan Israel serta kembalinya warga Libanon ke desa-desa mereka.
Kabinet Netanyahu bergejolak setelah pengumuman gencatan senjata 10 hari di Libanon oleh Donald Trump tanpa melalui proses pemungutan suara resmi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved