Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTEMUAN tingkat menteri Arab diadakan di ibu kota Mesir, Kairo, pada Selasa (10/9). Mereka membahas serangan Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.
Dalam pidatonya pada pertemuan tersebut, Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit menyerukan penghentian serangan Israel terhadap wilayah kantong Palestina. "Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak bersedia menyetujui gencatan senjata di Gaza. Tidak ada pilihan lain selain menghentikan perang,” katanya, dilansir Anadolu, Rabu (11/9).
Pertemuan tingkat menteri, yang diketuai oleh Yaman, juga dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell, Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini, dan Koordinator Kemanusiaan dan Rekonstruksi Senior PBB untuk Gaza Sigrid Kaag.
Baca juga : Hamas Desak Rapat Darurat Liga Arab dan OKI Hentikan Genosida Gaza
“Dunia Muslim akan melakukan apa pun untuk melestarikan identitas Islam Haram al-Sharif dengan semangat yang sama,” kata Fidan dalam pidatonya di pertemuan tersebut.
Ia juga memperingatkan para pendukung perdana menteri Israel, dengan mengatakan bahwa mereka juga kaki tangan genosida yang sedang berlangsung di Gaza. "Mereka juga akan dimintai pertanggungjawaban," imbuhnya.
Pertemuan tersebut membahas cara-cara untuk mengakhiri serangan Israel yang sedang berlangsung di Gaza dan Tepi Barat, serta langkah-langkah diplomatik dan hukum untuk menghentikan kebijakan agresif Israel yang bertujuan mengusir warga Palestina dari tanah mereka, sesuai dengan agenda yang diumumkan.
Baca juga : Indonesia dan OKI Serukan Penyelamatan UNRWA, Badan PBB untuk Pengungsi Palestina
Ia juga membahas situasi di beberapa negara Arab seperti Libya, Yaman, Sudan, dan Somalia serta keamanan navigasi dan pasokan energi di kawasan Teluk. Israel terus melancarkan serangan militer brutal di Jalur Gaza sejak serangan Hamas pada 7 Oktober meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata segera.
Lebih dari 41 ribu orang telah tewas sejak itu, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan hampir 95.000 lainnya terluka, menurut otoritas kesehatan setempat.
Blokade yang terus berlanjut di daerah kantong itu telah mengakibatkan kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan yang parah, sehingga sebagian besar wilayah hancur. Israel menghadapi tuduhan genosida atas tindakannya di Gaza di Mahkamah Internasional. (I-2)
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved