Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TENTARA Israel, Jumat (30/8), melanjutkan serangan militernya di Kota Jenin dan kamp pengungsi di bagian utara Tepi Barat, Palestina, untuk hari ketiga secara berturut-turut. Menurut para saksi, serangan militer di Jenin itu telah meluas dengan pasukan Israel menyerbu kamp pengungsi, kawasan timur, dan Kota Zababdeh.
Para tentara Zionis itu mengepung rumah-rumah, melakukan penggeledahan, dan menginterogasi sejumlah besar penduduk. Para saksi melaporkan bahwa mereka mendengar ledakan dan baku tembak secara sporadis di beberapa daerah di Jenin.
Tentara Israel mengerahkan bala bantuan militer tambahan yang menyebabkan bentrokan bersenjata dengan warga Palestina. Saksi mata mengatakan buldoser militer juga mendampingi pasukan Israel dan terlibat dalam penghancuran infrastruktur serta kendaraan di kota dan kamp tersebut.
Baca juga : Israel Tarik Pasukan dari Tulkarem usai Operasi Maut 48 Jam
Di Zababdeh dekat Jenin, Ahmed Turkman, warga setempat, mengatakan kepada Anadolu bahwa pasukan Israel memasuki kota tersebut, menembaki sekelompok pemuda, dan membakar kendaraan milik warga Palestina. "Kami menemukan bercak darah di tanah setelah tantara mundur," kata Turkman menambahkan.
Sementara di Tulkarem, para saksi mata mengatakan kepada Anadolu bahwa tentara Israel mundur dari daerah itu pada Kamis malam setelah serangan militer yang berlangsung lebih dari 48 jam.
Mereka menambahkan bahwa tentara Israel meninggalkan kota tersebut. Operasi militer mereka itu menyebabkan empat orang tewas, beberapa lainnya terluka, dan kerusakan parah pada infrastruktur.
Baca juga : Pasukan Israel Hancurkan Rumah Warga Palestina di Tepi Barat
Pada Rabu, tentara Israel melancarkan serangan militer terbesar sejak 2002 di Kota Tulkarem dan Jenin serta kamp pengungsi Al Fara dekat Tubas yang menewaskan 16 warga Palestina, menurut data Palestina. Tentara menarik diri dari kamp Al Fara Kamis pagi setelah operasi selama 30 jam.
Ketegangan meningkat di Tepi Barat yang diduduki di tengah serangan brutal Israel di Jalur Gaza yang menewaskan lebih dari 40.600 warga Palestina. Korban dari serangan yang berlangsung sejak 7 Oktober tahun lalu tersebut kebanyakan wanita dan anak-anak.
Menurut data Palestina, setidaknya 670 warga Palestina telah terbunuh, hampir 5.400 lain terluka dan lebih dari 10.300 orang ditangkap di wilayah pendudukan.
Pada 19 Juli lalu, Mahkamah Internasional menyatakan pendudukan Israel selama puluhan tahun atas tanah Palestina ialah ilegal dan menuntut pemindahan semua permukiman yang ada di Tepi Barat dan Jerusalem Timur. (Ant/Z-2)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved