Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 20 warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka pada Jumat (30/8) dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza. Sumber medis di Rumah Sakit Nasser mengatakan jenazah 10 warga Palestina dibawa dari Khan Younis tengah dan timur, menyusul penarikan tentara Israel dari daerah tersebut.
Dilansir Anadolu, Jumat (30/8), penarikan itu menandai berakhirnya serangan militer selama 22 hari di Khan Younis di Jalur Gaza selatan. Serangan itu meninggalkan kerusakan besar, dengan bangunan rumah tinggal, jalan, dan infrastruktur mengalami kerusakan parah, menurut para saksi.
Secara terpisah, sumber medis mengatakan kepada Anadolu bahwa tiga warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangan udara oleh pesawat tak berawak Israel di Abasan al-Kabira, timur Khan Younis di Jalur Gaza selatan.
Baca juga : Pertempuran Sengit di Kamp Pengungsi Palestina Setelah Serbuan Konvoi Israel
Di Gaza tengah, jenazah seorang warga Palestina dan beberapa orang yang terluka dibawa ke Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa, menyusul serangan pesawat tak berawak Israel terhadap sekelompok warga sipil di daerah al-Masdar di sebelah timur Deir al-Balah.
Tiga kematian lainnya dilaporkan di rumah sakit yang sama Kamis malam setelah pesawat tak berawak Israel menyerang Persimpangan al-Baraka di pusat Deir al-Balah. Di Kota Gaza, artileri Israel telah menembaki lingkungan al-Sabra dan Zeitoun sejak Jumat pagi, menghancurkan beberapa bangunan tempat tinggal dan rumah di Zeitoun selatan.
Di Jalur Gaza utara, tiga warga Palestina, termasuk seorang anak, tewas, dan lainnya terluka dalam serangan pesawat tak berawak Israel di sebuah apartemen di kamp pengungsi Jabalia. Israel terus melancarkan serangan brutalnya di Jalur Gaza menyusul serangan kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober lalu, meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera.
Serangan itu telah mengakibatkan lebih dari 40.600 kematian warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, dan lebih dari 93.800 luka-luka, menurut otoritas kesehatan setempat. Blokade berkelanjutan di Gaza telah mengakibatkan kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan yang parah, sehingga sebagian besar wilayah hancur.
Israel menghadapi tuduhan genosida di Mahkamah Internasional, yang telah memerintahkan penghentian operasi militer di kota selatan Rafah, tempat lebih dari satu juta warga Palestina mencari perlindungan sebelum daerah itu diserbu pada 6 Mei. (I-2)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Indonesia dan Kemlu menyampaikan kecaman keras atas tindakan pasukan Israel yang memasang spanduk bertuliskan Rising Lion di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Semenjak gencatan senjata, tidak perubahan yang terjadi di Gaza, bahkan pembunuhan oleh tentara Israel masih berlanjut
PBB catat 38.000 perempuan dan anak perempuan tewas di Gaza hingga akhir 2025 akibat perang. Rata-rata 47 nyawa melayang setiap hari di tengah hancurnya infrastruktur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved