Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Luar Negeri Korea Selatan mendesak warga Korea Selatan yang tinggal di Libanon dan Israel untuk meninggalkan negara tersebut sesegera mungkin di tengah meningkatnya masalah keamanan di Timur Tengah.
Kantor Berita Korea Selatan Yonhap, sebagaimana dikutip Senin (5/8) melaporkan bahwa Wakil Menteri Luar Negeri Kedua Kang In-sun mengadakan pertemuan guna meninjau situasi keamanan di Timur Tengah dan mengkaji langkah-langkah perlindungan yang aman bagi warga Korea Selatan di Kawasan tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, Kang mendesak warga Korea Selatan yang tinggal di Libanon dan Israel untuk segera meninggalkan negara tersebut menggunakan penerbangan yang tersedia.
Baca juga : Empat Tewas dalam Serangan Israel terhadap Jenderal Iran di Suriah
Ia menginstruksikan kementerian dan misi luar negeri untuk melakukan yang terbaik guna menjamin keselamatan warga Korea jika terjadi keadaan darurat.
Saat ini, ada sekitar 530 warga Korea Selatan di Israel, 130 di Libanon, dan 110 di Iran. Imbauan perjalanan telah dikeluarkan dengan Level 3 atau imbauan keberangkatan untuk semua wilayah Israel dan Libanon.
Sedangkan untuk Jalur Gaza telah dikeluarkan larangan perjalanan atau Level 4. Lalu sebagian besar wilayah Iran berada di bawah imbauan Level 2 atau peringatan perjalanan, kecuali untuk beberapa wilayah perbatasan.
Ketegangan di kawasan tersebut meningkat setelah pembunuhan Ismail Haniyeh, pemimpin politik utama kelompok militan Palestina Hamas, di Teheran pada minggu lalu. Baik Iran maupun Hamas telah mengidentifikasi Israel sebagai pelaku dan telah bersumpah untuk membalas. (Ant/Z-2)
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
GUGURNYA prajurit TNI dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Libanon kembali memicu sorotan terhadap keberlanjutan penugasan pasukan Indonesia.
Gugurnya empat prajurit TNI di Libanon memicu desakan evaluasi misi UNIFIL. Analis militer soroti perubahan karakter konflik dan perlunya perlindungan maksimal.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Libanon
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved