Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PAKAR Timur Tengah (Timteng) sekaligus penasihat The Indonesian Society for Middle East Studies (ISMES) Smith Alhadar mengatakan Pemerintah Israel, khususnya Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mendapatkan tekanan kuat dari publik Israel terkait sandera yang dibawa Hamas dari Israel ke Gaza pada serangan dadakan 7 Oktober lalu.
"Netanyahu tak punya pilihan kecuali menyetujui tawaran Hamas bagi tukar-menukar tawanan dan gencatan senjata empat hari," kata Smith dihubungi Media Indonesia Rabu (22/11).
Secara militer, lanjut Smith hal ini menguntungkan Israel karena ia mulai kehabisan amunisi dan alutsistanya perlu perawatan. "Jadi, dengan adanya gencatan senjata 4 hari, Israel dapat menimbun kembali amunisi dan tank serta pesawat tempurnya dapat beroperasi kembali secara maksimal," terangnya.
Baca juga: Putra Mahkota Arab Saudi Minta Dunia Setop Kirim Senjata ke Israel
Tetapi secara politik, Smith menilai keuntungan ada di pihak Hamas. Kesediaan Israel untuk tukar-menukar tawanan dan gencatan senjata, meskipun hanya sementara itu menunjukkan kekuatan Hamas. Padahal, tujuan perang Israel adalah membasmi Hamas sampai ke akar-akarnya.
"Dengan kesediaan Israel memenuhi tuntutan Hamas (meskipun melalui negosiasi) justru memperlihatkan lemahnya Israel di hadapan Hamas. Dengan sendirinya publik israel akan mempertanyakan retorika pemerintahan Netanyahu yang berkoar akan melibas Hamas secara menyeluruh sebelum meninggalkan Gaza," tegasnya.
Dia menambahkan 4 hari jeda dan tukar-menukar tawanan juga akan memperlihatkan sisi kemanusiaan Hamas di mata masyarakat Palestina dan komunitas global.
Baca juga: Netanyahu Kembali Perang Usai Gencatan Senjata
Kemudian keuntungan lain yang didapatkan Hamas, yaitu ia berkesempatan menimbun logistik karena Israel berniat melakukan perang panjang dan Hamas punya waktu untuk konsolidasi kekuatan militernya.
"Siapa tahu, setelah empat hari jeda, semangat tentara Israel untuk berperang kembali anjlok drastis sehingga perang segera diakhiri untuk dimulai kembali perundingan damai antara Israel dan Palestina," pungkasnya.
Diketahui perjanjian tersebut akan menjadi gencatan senjata pertama dalam perang di mana bombardemen Israel telah meratakan sebagian besar wilayah Gaza yang dikuasai Hamas.
Bombardemen itu menewaskan 13.300 warga sipil di daerah kantong kecil berpenduduk padat dan menyebabkan sekitar dua pertiga 2,3 juta penduduknya kehilangan tempat tinggal, kata otoritas Gaza.
Netanyahu telah menggelar rapat bersama kabinet perangnya dan kabinet keamanan nasional yang lebih luas mengenai kesepakatan tersebut.
Hamas diyakini menyandera lebih dari 200 orang, yang diambil ketika mereka menyerbu Israel pada 7 Oktober yang diklaim Israel telah menewaskan 1.200 warganya.
Menjelang perjanjian itu diumumkan, Netanyahu mengatakan intervensi Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah membantu mewujudkan perjanjian tersebut sehingga mencakup sandera yang lebih bayak namun konsesi yang lebih sedikit. Namun Netanyahu mengatakan garis besar misi Israel tak berubah.
“Kit sedang berperang dan kita akan melanjutkan perang sampai kita mencapai semua tujuan kita. Demi menghancurkan Hamas, memulangkan semua sandera kita dan memastikan tak ada entitas di Gaza yang boleh mengancam Israel,” kata dia dalam rapat kabinet itu.
Seorang pejabat Amerika Serikat yang mendapat penjelasan mengenai diskusi itu mengatakan sebelum kesepakatan dicapai, perjanjian itu akan meliputi pertukaran 150 tahanan Palestina.
Jeda ini juga akan membuat bantuan kemanusiaan bisa masuk ke Gaza.
(Z-9)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved