Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 53 jurnalis dan pekerja media tewas selama peperangan Israel dan Hamas, menurut penghitungan Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) yang diterbitkan Selasa (21/11). Korban teranyar adalah dua jurnalis dari Libanon.
CPJ menyatakan, puluhan jurnalis tewas tersebut merupakan 46 warga Palestina, empat warga Israel dan tiga warga Lebanon. Mereka terbunuh sejak perang dimulai pada 7 Oktober, kata organisasi yang berbasis di New York tersebut.
Korban terbaru adalah dua jurnalis dari saluran Lebanon pro-Iran Al Mayadeen, yang terbunuh oleh serangan Israel di Libanon selatan pada hari Selasa (21/11), menurut media yang dikelola pemerintah. Jurnalis yang diketahui bernama Farah Omar dan Rabie Al-Ma'mari itu terbunuh setelah dibom pesawat Israel di dekat Tayr Harfa.

Jurnalis Al Mayadeen Rabie Al-Ma'mari (kiri) dan Farah Omar semasa hidupnya. (Istimewa)
Baca juga : Tentara Israel Tembaki Gereja di Libanon
CPJ mengatakan 11 jurnalis terluka dan tiga orang hilang sejak awal konflik, sementara 18 orang ditangkap.
“Wartawan di Gaza menghadapi risiko yang sangat tinggi ketika mereka mencoba untuk meliput konflik selama serangan darat Israel, termasuk serangan udara Israel yang menghancurkan, gangguan komunikasi, kekurangan pasokan dan pemadaman listrik yang luas,” kata LSM tersebut di situsnya.
Baca juga : 700 Pasien dan Tenaga Medis RS Indonesia di Gaza Masih Diteror Bom Israel
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Palestina menyampaikan lewat media sosial bahwa dua jurnalis Palestina, Sari Mansour dan Hassouneh Salim, adalah dua jurnalis Palestina yang syahid.
Mereka dimakamkan pada Minggu (20/11), setelah terbunuh dalam serangan udara Israel di kamp pengungsi Bureij yang terletak di bagian tengah Jalur Gaza, sehari sebelumnya.
Mansour diketahui menjabat sebagai direktur Quds News Network. Sementara Salim adalah jurnalis foto lepas (freelance) profesional.
Pertempuran telah berkobar di Gaza sejak kelompok bersenjata Hamas membunuh sekitar 1.200 orang, sebagian besar warga sipil, dalam serangan lintas batas pada 7 Oktober – serangan paling mematikan dalam sejarah Israel. Tudingan ini tidak terbukti karena hasil penyelidikan polisi Israel, justru tentara Israel sendiri yang melakukan pembantaian di sebuah festival musik.
Sebagai pembalasan, Israel melancarkan kampanye pengeboman dan serangan darat tanpa henti di Gaza, yang dikuasai oleh Hamas. Menurut Hamas, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 13.300 orang, ribuan di antaranya adalah anak-anak. (AFP/Z-4)
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
GUGURNYA prajurit TNI dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Libanon kembali memicu sorotan terhadap keberlanjutan penugasan pasukan Indonesia.
Gugurnya empat prajurit TNI di Libanon memicu desakan evaluasi misi UNIFIL. Analis militer soroti perubahan karakter konflik dan perlunya perlindungan maksimal.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Libanon
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved