Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Republik Islam Iran secara tegas meminta dunia internasional dan pemangku kepentingan untuk membuat dan mengesahkan referendum yang dapat memperkuat status warga Palestina di tengah konflik yang sedang bergejolak antara Israel dan Palestina.
Hal itu diungkapkan Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Muhammad Azad dalam perayaan Hari Al-Quds, yang diperingati pada setiap Jumat terakhir bulan Ramadan sebagai bentuk dukungan bagi warga Palestina.
“Tentu saja, menurut kami, ada jalan keluar bagi warga Palestina, yaitu apa yang diinginkan masyarakat melalui referendum, saat mereka memilih kembali ke tanah air mereka. Dan secara tegas menolak kependudukan rezim Israel di tanah Palestina,” ungkap Azad, dikutip Rabu (13/4).
Baca juga: Iran Harap Negara Islam Satu Suara Soal Konflik Palestina-Israel
Menurut Azad, kependudukan yang mengarah pada ekspansionisme yang dilakukan oleh bangsa Israel terhadap Palestina, adalah suatu kejahatan hak asasi. Dengan itu, dia mengkritik pihak yang dianggap berstandar ganda atas kasus yang sedang menimpa Palestina.
“Saya melihat, rezim zionis adalah rezim teroris. Mereka mengebom dan membunuh masyarakat Palestina. Saya melihat ini karena negara yang biasanya menyuarakan HAM, kini tidak bersuara. Dan kalau mereka bersuara, biasanya suaranya tidak berwarna, dan konkret untuk menunjukan perlindungan terhadap HAM,” lanjut Azad.
Masalah kependudukan antara Palestina dan Israel kini memang semakin memanas. Hingga baru-baru ini serangan rudal antara tentara Israel dan Hamas buntut intervensi tentara Israel di Masjid Al-Aqsa yang viral.
Baca juga: Peringati Hari Al-Quds, Iran Tegas Minta Kemerdekaan Palestina
Pemerintah Iran melihat ini sebagai suatu penghianatan bagi umat Palestina, yang dianggap telah berada di wilayah tersebut sejak lama.
Azad menganggap penduduk Israel datang ke tanah Palestina atas kebijakan Inggris, 8 dekade yang lalu. Selain itu, kebijakan Abrahamic yang dicetuskan Donald Trump, semakin memperkeruh dan menyingkirkan umat Palestina dalam wilayahnya sendiri.
“Republik Islam Iran menganggap solusi demokratis dan politik untuk isu Palestina adalah memberikan hak menentukan nasib sendiri kepada rakyat Palestina yaitu dengan kembalinya seluruh pengungsi Palestina ke tanah air mereka dan penyelenggaraan referendum komprehensif dan bebas di seluruh wilayah Palestina yang diikuti oleh semua penduduk asli Palestina di hadapan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB),” pungkas Azad. (Z-1)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved