Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SAAT isu Palestina dan Israel memanas kembali, baru-baru ini, Pemerintah Republik Islam Iran menegaskan negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim, seperti Indonesia, harus tegas satu suara dalam melihat masalah ini.
Hal itu sebagai tanggapan dari serangan tentara Israel di Masjid Al-Aqsa yang baru-baru ini viral. Kecaman-kecaman dari negara berpenduduk Muslim pun menyusul tidak lama setelah itu. Termasuk dari Indonesia.
Namun, beberapa negara berpenduduk mayoritas Islam, dianggap belum sepenuhnya satu suara mengenai masalah ini. Hal itu disampaikan Duta Besar Republik Islam Iran di Indonesia Muhammad Azad, pada peringatan Hari Al-Quds–hari Jumat terakhir bulan Ramadhan yang digunakan untuk mendukung kemerdekaan Palestina.
Baca juga: Peringati Hari Al-Quds, Iran Tegas Minta Kemerdekaan Palestina
“Kami melihat beberapa negara Islam mencoba menormalkan hubungan mereka dengan negara Zionis. Ini menjadi noda, bahwa mereka tidak memiliki suara yang satu untuk mendukung Palestina,” tutur Azad, dikutip Kamis (13/4).
Padahal, menurut Azad, dukungan dari negara luar dan pihak internasional sangat berperan besar dalam konflik Palestina dan Israel. Oleh karena itu, dia meminta dukungan penuh dari setiap pihak, terutama negara-negara yang bermayoritas penduduk Muslim di Dunia.
“Tentu, cita-cita kita berupa kemerdekaan umat Palestina tidak akan tercapai tanpa dukungan umat Islam di berbagai belahan dunia. Semoga, perjuangan kita dapat membuat rezim Zionis dapat berakhir,” tegas Azad
Baca juga: Israel Larang Warga Yahudi Masuki Temple Mount
Kesatuan negara-negara Islam juga diharapkan dapat menjadi kekuatan untuk meruntuhkan hegemoni dan kependudukan yang dilakukan Israel. Hal itu, menurut Azad, adalah suatu hal yang ditakuti bangsa Israel, gara-gara mereka yang dianggap hidup di atas krisis pihak lain.
“Tentu, rezim Zionis Israel sangat takut terhadap kesatuan negara Islam. Baru-baru ini, Iran dan Arab membuka lagi hubungan mereka, dan satu-satunya pihak yang tidak senang adalah rezim Zionis Israel. Karena kedekatan negara Islam adalah hal yang sangat ditakuti rezim Zionis. Karena mereka hidup di atas krisis. Mereka hanya dapat melanjutkan hidup di atas krisis dan pertengkaran yang dibuatnya,” ungkap Azad. (Z-1)
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved