Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LEBIH dari separuh keluarga di Amerika Serikat (AS) terkena dampak insiden terkait senjata api. Sementara satu dari lima warga AS telah mengalami ancaman dengan senjata api.
"Sekitar 54% orang dewasa AS mengatakan bahwa mereka atau anggota keluarga pernah mengalami insiden terkait senjata api," ungkap laporan hasil survei Kaiser Family Foundation yang dirilis pada Selasa, (11/4).
Survei itu menunjukkan bahwa 21% warga AS secara pribadi pernah diancam dengan senjata api, sementara 19%% lainnya mengatakan anggota keluarga mereka dibunuh oleh senjata, termasuk kematian akibat bunuh diri.
Baca juga: Pelaku Penembakan di Nashville Sembunyikan Tujuh Senjata Api di Rumah
Sekitar 17% responden mengatakan mereka secara pribadi menyaksikan seseorang ditembak, 4% mengindikasikan mereka menggunakan senjata api untuk membela diri, dan 4% terluka dalam penembakan.
Survei tersebut juga mengungkapkan bahwa jumlah orang yang menggunakan senjata api untuk membela diri meningkat menjadi 18% di antara orang dewasa yang pekerjaan saat ini atau sebelumnya melibatkan penggunaan senjata api, termasuk personel militer atau aparat penegak hukum.
Baca juga: Dito Mahendra Ajukan Penundaan Pemeriksaan Kepemilikan Senjata Api
Sekitar 55% kematian di AS yang melibatkan senjata api dalam hasil survei ini adalah bunuh diri. Meski banyak faktor, termasuk tidak terbatas pada pendapatan, usia, pendidikan, dan lokasi, ras dan etnis menjadi prediktor demografis terbesar dalam penembakan senjata api di AS.
Oleh karena itu, survei tersebut menambahkan bahwa orang kulit berwarna lebih mungkin mengalami insiden terkait senjata api.. Sebanyak 31% orang dewasa kulit hitam secara pribadi telah menyaksikan seseorang ditembak, sementara angka untuk orang dewasa Hispanik 22%.
Sekitar 84% orang dewasa mengatakan bahwa mereka telah mengambil setidaknya satu tindakan pencegahan terhadap kemungkinan kekerasan senjata api yang memengaruhi keluarga mereka.
Menurut survei, empat dari 10 orang dewasa di AS tinggal serumah dengan senjata api. Survei dilakukan setelah penembakan sekolah mematikan di Nashville, Tennessee, yang menewaskan tiga siswa dan tiga orang dewasa.
Lebih dari 11.500 orang di AS tewas akibat kekerasan senjata api. hingga 11 April, kata kelompok riset nirlaba Gun Violence Archive pada Selasa kemarin.
Terdapat 147 penembakan massal di AS sejak awal 2023 hingga kini, yang telah menewaskan 72 anak-anak. (TRT World/Z-10)
SEORANG siswa berinsial MA,15, meninggal dunia akibat insiden ledakan senjata api di SMP swasta di Kabupaten Siak, Riau, Rabu (8/4). Korban sebelumnya mencoba menggunakan senjata api
TIM Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri menerjunkan tim melakukan pengecekan senjata api (senpi) dinas untuk memastikan kelayakan fisik, kebersihan, hingga fungsi mekanisme.
TS alias Ki Bedil ditangkap oleh Satresmob Bareskrim Polri terkait penjualan senjata api ilegal di Jawa Barat. Ki Bedil menjual senjata api ilegal selama 20 tahun. fakta-fakta soal Ki Bedil
Satgas Damai Cartenz menangkap 5 tersangka pemasok senjata api dan amunisi KKB Papua. Aliran dana Rp122 juta dan ratusan amunisi berhasil disita.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat para pelaku tidak segan-segan menggunakan senjata api untuk meloloskan diri
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved