Siswa Meninggal akibat Senjata Api di Riau, KPAI Sesalkan Tugas Sekolah Ada Unsur Senjata

Media Indonesia
14/4/2026 22:30
Siswa Meninggal akibat Senjata Api di Riau, KPAI Sesalkan Tugas Sekolah Ada Unsur Senjata
Ilustrasi.(freepik)

SEORANG siswa berinsial MA,15, meninggal dunia akibat insiden ledakan senjata api di SMP swasta di Kabupaten Siak, Riau, Rabu (8/4). Korban sebelumnya mencoba menggunakan senjata api yang diduga senapan hingga membuatnya terluka di bagian kepala.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengimbau agar sekolah dan orangtua selalu mengecek tugas sekolah dalam memastikan keamanan anak-anak.

"Memastikan agar tugas sekolah tidak ada yang mengandung unsur senjata," ujar  Anggota KPAI Diyah Puspitarini  di Jakarta, Selasa (14/4).

 KPAI, ujar dia, menyesalkan adanya replika senjata api yang diduga berupa senapan dalam praktikum mata pelajaran.

"Unsur senjata tajam atau senjata apapun di salah satu praktik mata pelajaran, akan lebih baik jika barang-barang tersebut dihindari," tegas Diyah Puspitarini.

Kronologi Anak Meninggal Akibat Senjata Api di Riau

Korban dan teman-temannya diberik tugas oleh guru mata pelajaran sains untuk membuat alat sains.

Kemudian mereka membuat senapan dan beberapa kali melakukan percobaan di rumah.

Alat itu akan diberikan kepada guru, Rabu (8/4), untuk memenuhi tugas sekolah. Tetapi, guru yang bersangkutan sedang mengawasi TKA di sekolah lain. Ketika korban melakukan uji coba  senjata api di sekolah terjadi letusan yang membuat bagian kepala korban terluka hingga ia meninggal dunia. (Ant/H-4)

    
 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya