Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 14 dari 15 kotak yang disita Biro Investigasi Federal (FBI) dari kediaman mantan presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Itu berisi sejumlah dokumen rahasia yang tercampur dengan koran, majalah dan korespondensi pribadi.
Informasi tersebut diungkapkan FBI yang dirilis pada Jumat (26/8). Pengadilan melarang rumah mewah Trump di Mar-a-Lago dijadikan sebagai tempat penyimpanan dokumen rahasia negara.
Atas dasar itu, FBI telah menggeledah dan menyita berbagai barang dari kediaman Trump bulan ini, di tengah investigasi dugaan pelanggaran Undang-Undang Espionase oleh sang mantan presiden.
Keterangan FBI setebal 32 halaman terkait penggeledahan rumah Trump di Palm Beach, Florida, hanya bisa diungkap sebagian isinya ke publik. Itu demi melindungi deretan saksi mata dan aparat penegak hukum yang terlibat di dalam investigasi.
Penyitaan oleh FBI ini memperlihatkan kekhawatiran pemerintah bahwa Trump secara ilegal menyimpan sejumlah dokumen rahasia di rumahnya. Dokumen-dokumen itu tersimpan begitu saja di rumah Trump, bahkan berada di tumpukan koran dan majalah, walau Pemerintah AS sudah berusaha memintanya kembali selama berbulan-bulan.
Baca juga: Taiwan Sebut Ketiban Untung dari Tekanan Tiongkok
Beberapa dokumen yang disita dilabeli dengan informasi sensitif. Istilah tersebut merujuk pada rahasia super penting yang jika diungkapkan ke publik dapat menyebabkan bahaya besar bagi kepentingan AS.
Penyitaan di rumah Trump dilakukan di bawah investigasi dugaan pelanggaran UU Espionase AS, secara spesifik mengenai penyimpanan ilegal informasi keamanan nasional yang dapat membahayakan kepentingan AS. Investigasi juga berkutat seputar dugaan kejahatan menghancurkan atau menyembunyikan dokumen dalam upaya menghalang-halangi penyelidikan pemerintah.
Hukuman dan denda atas dugaan kejahatan semacam itu didasarkan pada berapa banyak dokumen rahasia yang disembunyikan atau dihancurkan.
Dalam sebuah keterangan di jaringan Truth Social, Trump menduga dokumen-dokumen yang disita dari Mar-a-Lago sengaja ditaruh agen FBI di rumahnya.(The Week/OL-4)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Mantan Direktur FBI James Comey menghadapi dakwaan pidana atas dugaan ancaman terhadap Presiden Donald Trump lewat unggahan media sosial.
Penting untuk dipahami bahwa enkripsi end-to-end (E2EE) secara teknis mencegah pihak ketiga membaca isi pesan saat sedang dikirim. Namun, laporan yang beredar menunjukkan bahwa FBI
FBI bersama New York Police Department (NYPD) bahkan mengutip isi percakapan dalam grup bernama courtwatch.
Kelompok hacker Handala mengklaim telah membobol email pribadi Direktur FBI Kash Patel. Foto-foto santai hingga resume Patel disebar sebagai bentuk balas dendam.
FBI selidiki Joe Kent terkait dugaan kebocoran informasi rahasia. Kent sebut pembunuhan Ali Khamenei oleh AS-Israel adalah kesalahan fatal.
FBI dituduh tidak kooperatif dalam penyelidikan penembakan perawat Alex Pretti. Gubernur Minnesota sebut operasi imigrasi tinggalkan trauma mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved