Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSIA mulai mengevakuasi staf diplomatik dari Ukraina. Evakuasi dilakukan sehari setelah anggota parlemen di Moskow memberikan izin kepada Presiden Vladimir Putin untuk menggunakan kekuatan di luar negeri.
Kementerian Luar Negeri Moskow, Selasa (22/2) mengumumkan bahwa mereka akan segera mengevakuasi para diplomat dari negara itu dengan mengatakan itu untuk melindungi hidup mereka. Bendera Rusia diturunkan di atas gedung kedutaan, menurut saksi mata.
Seorang reporter AFP melihat beberapa keluarga meninggalkan kedutaan, Rabu (23/2). Juru bicara kedutaan Rusia di Ukraina, Denis Golenko mengatakan evakuasi itu terkait dengan fakta bahwa kedutaan besar negara-negara Barat mengumumkan evakuasi beberapa staf mereka dan bahwa kementeriannya juga mengambil keputusan tersebut.
Beberapa kedutaan Barat, termasuk Amerika Serikat dan Inggris, memindahkan staf mereka ke kota Lviv dekat perbatasan Polandia. Mereka melakukannya karena takut akan invasi Rusia ke Ukraina, dengan mengatakan bahwa ibu kota bisa diserang. (AFP/OL-15)
Raja Charles III sampaikan pidato krusial di depan Kongres AS. Tekankan pentingnya aliansi NATO, krisis iklim, hingga dukungan untuk Ukraina di tengah tensi politik.
Kim Jong Un memuji aksi bunuh diri tentara Korea Utara di medan perang Rusia-Ukraina demi hindari penangkapan. Simak detail kerja sama militer Pyongyang-Moskow.
Ukraina memperingati 40 tahun bencana Chernobyl di tengah konflik dengan Rusia. Risiko nuklir kembali jadi sorotan global.
Berdasarkan informasi yang diterima dari BNN mengenai adanya aktivitas mencurigakan terkait penggunaan narkotika oleh WNA di sebuah penginapan, Tim Patroli Kantor Imigrasi Ngurah Rai
Seorang pria bersenjata melakukan penembakan brutal di Distrik Holosiivskyi, Kyiv. Enam orang tewas dan belasan lainnya luka-luka dalam insiden langka ini.
IRGC hantam gudang sistem anti-drone Ukraina di Dubai. 21 personel Ukraina dikhawatirkan tewas dalam operasi yang menyasar aset militer pendukung AS di wilayah UEA.
Belanja militer global pada 2025 mencatatkan rekor baru sebesar US$2,89 triliun atau setara Rp49,79 kuadriliun. Lonjakan sebesar 2,9% ini didorong oleh ketidakpastian keamanan global
Dalam wawancara dengan penyiar publik RTVE, Albares menyebut kondisi di Libanon mencerminkan pola yang mengkhawatirkan.
Komisi Eropa juga merekomendasikan pemberian subsidi transportasi umum dan pengurangan PPN pada pompa kalor, boiler, dan panel surya, katanya.
Setelah pertemuan tersebut, Rutte kemudian menyampaikan kepada para mitra di Eropa bahwa Washington menuntut "komitmen konkret" dalam beberapa hari ke depan.
Uni Eropa, Jerman, dan Inggris kompak tolak permintaan AS kirim pasukan ke Selat Hormuz. Fokus pada diplomasi demi cegah lonjakan harga minyak global. Simak!
Israel melakukan genosida di Gaza dan melancarkan serangan di Libanon dan negara-negara lain.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved