Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MAHKAMAH Agung Israel, Rabu (24/11), menolak banding dari seorang dokter Palestina yang meminta kompensasi atas pembunuhan tiga putrinya dan keponakannya selama perang Gaza 2008-2009.
Izzeldin Abuelaish, seorang ginekolog yang sekarang tinggal di Kanada, mengajukan gugatan perdata pada 2010 setelah insiden Januari 2009 yang menewaskan empat wanita muda dengan rentang usia 13 hingga 20 tahun.
Pengadilan tinggi Israel menyebut insiden itu sebagai peristiwa tragis tetapi memutuskan tidak memberikan kompensasi. Dalihnya, undang-undang tersebut memberikan kekebalan substansial kepada negara pada saat konflik.
Baca juga: Palestina Apresiasi Belgia Labeli Produk dari Permukiman Ilegal Israel
"Hati kami tertuju kepada pemohon, paman, dan ayah yang berduka dari tiga gadis yang terbunuh sebelum waktunya," kata pengadilan. "Pada saat yang sama, konsekuensi berat yang menyebabkan pemohon tidak memiliki kompensasi dan solusi dalam proses yang dihadapi."
Abuelaish, yang berbicara bahasa Ibrani dan dididik di Universitas Harvard, bekerja di rumah sakit Israel selama konflik. Kematian tersebut terjadi ketika rumah keluarganya di Gaza terkena tembakan tank Israel.
Kasus itu mendapat perhatian setelah dia menelepon stasiun televisi Israel tak lama setelah kematian. Tentara Israel mengatakan pihaknya menargetkan gerilyawan Islam di daerah itu di tengah konflik yang dimulai setelah Hamas mengambil alih daerah kantong itu pada 2007.
Baca juga: Erdogan Serukan Negara Muslim Hentikan Penindasan Israel terhadap Palestina
Keluarga Abuelaish selalu dengan tegas menyangkal keberadaan anggota Hamas di rumah tersebut. Berbicara di luar pengadilan Jerusalem pekan lalu saat bandingnya didengar, Abuelaish meminta Israel untuk menunjukkan keberanian moral, etika, dan kemanusiaan untuk mengakui kesalahan.
"Tantangan terbesar di dunia kita ialah tanggung jawab individu. Mereka harus mengatasi ketakutan atau kesombongan atau keserakahan atau penolakan ini. Mereka harus mengakuinya dan saya bertekad," katanya.
Berbicara kepada AFP setelah banding ditolak, pengacara Abuelaish, Hussein Abu Hussein, mengatakan dia telah memberi tahu kliennya bahwa kemenangan hukum tidak mungkin diberikan karena preseden yang ditetapkan dalam kasus Israel serupa. "Tetapi Abuelaish ingin menghabiskan setiap opsi hukum yang mungkin," kata pengacara itu.
Baca juga: Israel Robohkan Rumah Warga Palestina Dekat Jerusalem
Setelah pindah ke Kanada dengan anak-anaknya yang tersisa setelah kematian, Abuelaish menulis buku berjudul Aku Tidak Membenci tentang rekonsiliasi antara Israel dan Palestina. Lahir di kamp pengungsi Jabalia Gaza, dia sekarang mengajar kesehatan masyarakat di Universitas Toronto. Abuelaish mengatakan setiap ganti rugi yang diberikan akan disumbangkan untuk amal dan dia juga meminta permintaan maaf dari Israel atas kematian tersebut. (AFP/OL-14)
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved