Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Joe Biden membela keputusannya untuk mengesampingkan hukuman apa pun bagi putra mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) terkait pembunuhan jurnalis yang berbasis di AS Jamal Khashoggi.
Biden mengklaim bertindak melawan kerajaan Arab Saudi secara diplomatis belum pernah terjadi sebelumnya di AS.
Bulan lalu, pemerintahan Biden merilis laporan intelijen yang menyimpulkan bahwa Putra Mahkota Arab Saudi memberi wewenang kepada tim pejabat keamanan dan intelijen Saudi untuk membunuh Khashoggi.
Baca juga: Biden Akui Sulit Penuhi Tenggat Keluar dari Afghanistan
“Kami meminta pertanggungjawaban semua orang dalam organisasi itu, tetapi bukan putra mahkota, karena kami tidak pernah, yang saya sadari ketika kami memiliki aliansi dengan suatu negara, pergi ke pejabat kepala negara dan menghukum orang itu dan mengucilkannya,” kata Biden dalam wawancara ABC News yang tayang, Rabu (17/3).
Biden melebih-lebihkan hubungan AS dengan Arab Saudi.
Pasalnya, AS tidak memiliki perjanjian yang mengikat dirinya dengan Arab Saudi dan kerajaan tersebut bukanlah salah satu negara Arab yang ditunjuk sebagai sekutu utama non-NATO.
AS sering menyebut kerajaan itu sebagai mitra strategis karena produksi minyaknya, statusnya sebagai penyeimbang regional terhadap Iran, dan kerja sama kontraterorismenya.
AS mengakui kepala negara atau pemerintahan yang melayani harus diberikan kekebalan dari penuntutan berdasarkan hukum internasional.
Namun, ayah Pangeran Mohammed, Raja Salman, tetap menjadi kepala negara tituler Arab Saudi dan AS tidak pernah secara resmi memberikan kekebalan kepada "penjabat kepala negara".
Pemerintahan Biden, bulan lalu, merilis laporan intelijen AS yang menyimpulkan persetujuan pangeran atas pembunuhan Khashoggi, yang pada saat pembunuhannya tinggal di AS dan menulis untuk Washington Post tentang pelanggaran hak yang dilakukan pangeran saat dia mengonsolidasikan kekuasaan.
AS telah memberlakukan pembatasan visa dan hukuman pada agen Saudi yang membunuh dan memutilasi Khashoggi di dalam Konsulat Saudi di Istanbul.
Lunaknya sikap Biden terhadap pangeran bertolak belakang dari kampanyenya, ketika Biden berbicara pedas tentang keluarga kerajaan dan mengatakan dia ingin membuat Arab Saudi menjadi "paria" untuk pembunuhan dan pelanggaran lainnya.
Kelompok hak asasi manusia, pembangkang dan jurnalis Saudi mengkritik keputusan untuk tidak menghukum putra mahkota, mengatakan itu menandakan impunitas bagi kerajaan dan pemimpin otoriter lainnya di masa depan.
Biden telah menyetujui untuk merilis laporan intelijen dan juga mengatakan dia telah menjelaskan kepada raja tua Arab Saudi bahwa segalanya akan berubah.
Raja Salman, yang berusia pertengahan 80-an, telah mengizinkan putranya memiliki otoritas pemerintahan yang luas. (The Guardian/OL-1)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Hingga 29 April 2026, sebanyak 122 kelompok terbang (kloter) atau 47.834 jemaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Ia memastikan bahwa kondisi para korban terus dipantau secara intensif oleh petugas, dengan seluruh kebutuhan medis maupun logistik telah terpenuhi.
Emirat Arab resmi umumkan keluar dari OPEC dan OPEC+ mulai 1 Mei. Langkah strategis ini diambil di tengah krisis energi akibat konflik di Selat Hormuz.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Di sisi lain, layanan kesehatan di Daerah Kerja Madinah juga terus dioptimalkan. Tercatat 1.373 jemaah menjalani rawat jalan.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved