Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TENTARA Israel menghancurkan rumah milik hampir 80 orang Badui Palestina, Rabu (4/11), di Tepi Barat yang diduduki. Ini merupakan operasi langka yang menargetkan seluruh komunitas sekaligus.
Menurut seorang fotografer AFP di tempat kejadian, buldoser Israel meratakan desa, termasuk tenda, gudang, toilet portabel, dan panel surya, dekat Tubas di Lembah Yordan, Selasa (3/11) malam. Akibatnya, puluhan orang kehilangan tempat tinggal.
Perdana Menteri Palestina Mohammed Shtayyeh menuduh pasukan Israel telah menghancurkan sepenuhnya desa Homsa al-Baqia. Ini menyebabkan sekitar 80 orang kehilangan tempat tinggal.
Cabang tentara Israel yang bertanggung jawab atas urusan sipil di Tepi Barat, Cogat, mengatakan telah menghancurkan struktur yang dibangun secara ilegal di zona tembak (area pelatihan militer) di Lembah Yordan. Daerah ini berada di Area C Tepi Barat yang sepenuhnya dikendalikan oleh tentara Israel setelah mendudukinya sejak 1967.
Di bawah aturan Israel, warga Palestina tidak dapat mendirikan bangunan di daerah tersebut tanpa izin. Ini karena biasanya permintaan izin akan ditolak. Karenanya, pembongkaran menjadi pemandangan umum.
Warga yang kehilangan tempat tinggal akibat operasi tersebut, Abdelghani Awada, menyebutkan orang-orang Israel tiba dengan kendaraan dan buldoser. "Mereka memberi waktu 10 menit untuk kami mengevakuasi rumah," ujarnya.
"Kemudian mereka mulai membuldoser," katanya. Dia menekankan bahwa keluarganya telah tinggal di daerah itu selama beberapa generasi dan menuduh Israel berusaha mengosongkan Lembah Yordan dari penduduk Palestina.
Menurut organisasi nonpemerintah antipendudukan Israel, B'Tselem, operasi larut malam di Homsa al-Baqia tergolong tidak biasa. Ini karena banyak rumah menjadi sasaran pada saat yang sama.
"Penghapusan seluruh komunitas sekaligus sangat jarang. Sepertinya Israel memanfaatkan fakta bahwa perhatian semua orang saat ini diarahkan ke tempat lain untuk bergerak maju dengan tindakan tidak manusiawi ini," kata B'Tselem dalam pernyataan yang dikirim ke AFP. Ia mengacu fakta itu pada pemilihan presiden AS.
Dalam pernyataan terpisah, B'Tselem mengatakan bahwa sementara dunia berurusan dengan krisis virus korona, Israel telah mencurahkan waktu dan upaya untuk melecehkan warga Palestina, alih-alih membantu penduduk yang hidup di bawah kendalinya.
B'Tselem, yang melacak data pembongkaran, mengatakan bahwa 798 warga Palestina di Tepi Barat telah kehilangan tempat tinggal akibat pembongkaran Israel sepanjang tahun ini. Itu sudah merupakan penghitungan tahunan tertinggi sejak 2016 saat organisasi mulai mengumpulkan data tersebut. (OL-14)
Loyalis Mahmoud Abbas menang pemilu lokal Palestina, termasuk di Gaza. Partisipasi rendah, hasil dinilai langkah awal menuju persatuan politik nasional.
PPS melaporkan peningkatan penangkapan sistematis perempuan Palestina oleh Israel. 90 tahanan di Penjara Damon hadapi kondisi keras dan pelecehan.
MER-C Indonesia menyampaikan bahwa RS Indonesia di Gaza utara merupakan bukti solidaritas masyarakat Indonesia terhadap Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Tempo Scan memberikan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, terutama bagi kelompok rentan.
Fenomena pembongkaran mandiri di Jerusalem Timur meningkat. Warga Palestina terpaksa menghancurkan rumahnya sendiri untuk menghindari denda puluhan ribu dolar.
Selama periode yang sama, sebanyak 761 jasad warga Palestina telah ditemukan.
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat ArabĀ untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved