Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri 'E3' Eropa mencapai konsensus selama pertemuan Kent yang diselenggarakan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Inggris Dominic Raab
Para menlu dari Inggris, Prancis, dan Jerman telah setuju menahan tuntutan Amerika Serikat (AS) untuk mencabut kembali semua sanksi PBB terhadap Iran, meskipun tekanan yang meningkat dari AS khususnya pada pemerintah Inggris.
AS dibiarkan terisolasi di dewan keamanan PBB bulan lalu ketika ingin memberlakukan kembali sanksi snapback. Negara-negara Eropa yang dikenal secara kolektif sebagai E3 menolak tuntutan tersebut, dengan alasan bahwa AS tidak lagi menjadi peserta dalam kesepakatan itu dan tidak dapat bertindak secara sepihak.
Baca juga: Menteri Lingkungan Hidup Brasil Tantang DiCaprio
Menlu Inggris Dominic Raab mengadakan pertemuan di Chevening di Kent dengan rekannya dari Jerman dan Prancis Heiko Maas dan Jean-Yves Le Drian. Jerman dan Prancis, bekerja sama dengan Inggris atas Iran terlepas dari latar belakang Brexit, mengakui ada kepekaan Inggris khusus untuk menentang mitra terdekatnya AS dalam masalah keamanan yang begitu kritis.
Para diplomat Eropa mengakui bahwa Inggris menginginkan kesepakatan perdagangan bebas dengan AS. Namun, menentang AS terkait snapback yang dapat membuat marah Donald Trump.
AS juga menginginkan E3 untuk memberikan suara di dewan keamanan PBB terhadap pencabutan otomatis larangan ekspor senjata konvensional ke Iran. Tetapi E3 merasa frustrasi terjadap AS, lantaran belum menunjukkan kesediaan untuk merundingkan kompromi tentang sejauh mana larangan tersebut.
Sikap maksimalis AS terhadap larangan tersebut hanya akan memastikan tidak ada perpanjangan larangan yang diloloskan karena Rusia dan Jerman akan menggunakan hak veto mereka di dewan keamanan, menurut E3. Larangan itu seharusnya dicabut secara otomatis pada bulan Oktober sejalan dengan jadwal lima tahun yang ditetapkan oleh kesepakatan nuklir pada tahun 2015.
Awal pekan ini Raab mengatakan kepada anggota parlemen bahwa AS telah mengecualikan dirinya untuk menjatuhkan sanksi snapback dengan meninggalkan kesepakatan pada tahun 2018. Dalam tweet setelah pertemuan Chevening, Raab mengatakan 'kami berkomitmen untuk meminta pertanggungjawaban Iran'.
Kantor Luar Negeri Jerman memberikan penekanan yang berbeda dengan mengatakan mereka menolak upaya snapback AS dan tetap berkomitmen untuk menjaga perjanjian nuklir, tetapi Iran sangat perlu untuk kembali ke kepatuhan penuh.
Kementerian Luar Negeri Iran belum secara resmi mengonfirmasi laporan bahwa menlu negara itu Javad Zarif, di bawah sanksi dari AS, akan melakukan tur Eropa minggu depan menjelang pertikaian PBB lebih lanjut.
Laporan pengawas PBB yang bocor menunjukkanPersediaan uranium Iran saat ini 10 kali melebihi batas yang ditetapkan dalam kesepakatan. Namun, Iran mengatakan berhak melanggar kewajibannya karena kegagalan UE untuk menentang AS atas peningkatan perdagangan dengan Iran.
Zarif menekankan Iran sepenuhnya mematuhi sistem inspeksi situs nuklirnya. Iran menyelesaikan perbedaan dengan pengawas senjata PBB, Badan Energi Atom Internasional atas inspekturnya yang mengakses dua situs bulan lalu. (TheGuardian/OL-14)
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Laporan itu menyebut bahwa DST mengenakan pungutan sebesar 2% atas pendapatan di Inggris dari mesin pencari (search engine) besar.
Mereka mendesak pemerintah Inggris menerapkan pembatasan sewa dan melakukan intervensi di sektor perumahan.
IRGC bongkar sel tentara bayaran di Azerbaijan Timur, Kerman, & Mazandaran. Ratusan orang ditangkap atas tuduhan spionase dan rencana sabotase ekonomi di Iran
Inggris dan Prancis pimpin pembentukan pasukan internasional di Selat Hormuz guna amankan jalur perdagangan global tanpa melibatkan AS, Israel, dan Iran.
Pada Selasa malam, Presiden AS Donald Trump mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan Iran mengenai gencatan senjata selama dua pekan.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved