Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENANTU Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan penasehat Gedung Putih, Jared Kushner, Senin (17/8), mengatakan menjadi kepentingan Arab Saudi untuk menormalkan hubungan dengan Israel seperti yang dilakukan Uni Emirat Arab.
Menurutnya, normalisasi juga akan melemahkan musuh bersama mereka di kawasan, Iran, dan pada akhirnya membantu orang-orang Palestina. Hal itu dikatakan Kushner kepada wartawan selama konferensi telepon.
"Itu akan sangat bagus untuk bisnis Saudi, akan sangat bagus untuk pertahanan Saudi, dan, sejujurnya, saya pikir itu juga akan membantu rakyat Palestina," kata Kushner.
Baca juga: Siap Lawan Trump, Demokrat Gelar Konvensi Virtual
Arab Saudi, ekonomi terbesar di dunia Arab, telah bungkam atas pengumuman mengejutkan Trump, Kamis (13/8) lalu, bahwa UEA, sekutu dekat AS dan Arab Saudi, telah memutuskan menormalisasi hubungan dengan Israel.
Sebagai imbalannya, Israel setuju menangguhkan aneksasi wilayah Tepi Barat yang diduduki, meski Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan rencana itu tidak akan dibatalkan dalam jangka panjang.
Raja Saudi Salman dan putranya, Putra Mahkota Mohammed bin Salman, telah berulang kali menyatakan keinginan mereka untuk mendapatkan negara Palestina merdeka dengan peluang ekonomi, kata Kushner.
"Apa yang pada dasarnya mereka katakan adalah mereka ingin melihat rakyat Palestina memiliki negara dan peluang ekonomi," kata Kushner, arsitek rencana perdamaian Timur Tengah Trump, yang sepenuhnya ditolak Palestina.
Kesepakatan penting UEA-Israel merupakan kesepakatan ketiga yang dicapai Tel Aviv dengan negara Arab dan meningkatkan prospek kesepakatan serupa dengan negara-negara Teluk pro-Barat lainnya.
Trump mengatakan para pemimpin UEA-Israel akan menandatangani perjanjian di Gedung Putih dalam beberapa minggu mendatang. (CNA/OL-1)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Hingga 29 April 2026, sebanyak 122 kelompok terbang (kloter) atau 47.834 jemaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Ia memastikan bahwa kondisi para korban terus dipantau secara intensif oleh petugas, dengan seluruh kebutuhan medis maupun logistik telah terpenuhi.
Emirat Arab resmi umumkan keluar dari OPEC dan OPEC+ mulai 1 Mei. Langkah strategis ini diambil di tengah krisis energi akibat konflik di Selat Hormuz.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Di sisi lain, layanan kesehatan di Daerah Kerja Madinah juga terus dioptimalkan. Tercatat 1.373 jemaah menjalani rawat jalan.
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved