Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Iran menuduh bahwa kapal tanker berbendera Panama dengan nama 'Riah' itu hendak menyelundupkan minyak dari Iran ke negara lain.
Amerika Serikat (AS) meminta Iran untuk segera melepas sebuah kapal yang ditahan di Teluk. Saat bersamaan seorang komandan militer AS menegaskan Washington akan bertindak secara agresif untuk meyakinan bahwa jalur yang dilalui kapal-kapal melintasi perairan bebas.
Menanggapi penyatakan tentaara Garda Revolusi Iran yang menangkap sebuah kapal tanker asing yang hendak menyelundupkan bahan bakar, Departemen Luar Negeri (Deplu) AS meminta Iran untuk membebaskan kapal tersebut beserta para awaknya. Washington juga meminta untuk menghentikan mengganggu kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz.
Tak hanya itu, AS menuduh Iran telah melakukan sejumlah serangan terhadap kapal sejak pertengahan Mei lalu di jalur kapal-kapal tanker minyak dari berbagai negara di dunia. Namun Iran menolak tuduhan AS tersebut. Sejumlah insiden di Teluk telah meningkatka ketegangan antara AS dan Iran serta memicu ke kancah peperangan.
"AS dengan tegas mengecam Korps Angkatan Laut Garda Revolusi Islam Iran yang kembali mengusik kapal-kapal dan mengintervensi jalur bebas yang berada sekitar Selat Hormuz," demikian pernyataan juru bicara Deplu AS.
"Iran harus mengurangi larangan aktivitas (kapal-kapal) dan membebaskan kapal dan para kru yang dilaporkan tersebut segera," tambah Deplu AS.
Tangkap kapal
Tentara Garda Revolusi Iran menangkap sebuah kapal asing yang dituduh hendak menyelundupkan minyak dan membawa 12 awak kapal pada Minggu (14/7). Penangkapan kapal tanker tersebut dilaporkan stasiun televisi milik pemerintah Iran.
Dalam kapal tanker tersebut ditemukan satu juta liter bahan bakar yang hendak diselundupkan dari luar kepada pembeli dari negara asing.
Dalam berita yang ditayangkan televisi pemerintah Iran, ditayangkan video yang menunjukkan kapal patroli Garda Revolusi Iran yang tengah mengepung sebuah kapal tanker dengan tulisan 'Riah' dan 'Panama'.
Tanker Trackers, pihak yang memonitor kapal tanker melaporkan bahwa kapal tanker berbendera Panama dengan tulisan 'Riah' berada di Selat Hormuz untuk mengisi bahan bakar untuk kapal-kapal yang berada Hormuz dan harus berlayar melewati perairan Iran. (AFP/Drd)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Pemerintahan Trump mengusulkan Visa Kartu Emas US$5 juta dan tarif untuk tekan utang AS senilai US$39 triliun. Simak analisis kelayakan dan dampaknya.
PERANG AS-Israel melawan Iran telah membuka aib rezim Donald Trump yang sesungguhnya.
Gedung Putih telah menyetujui setiap pertemuan antara Raja Charles III dan Trump akan berlangsung tanpa kamera, demikian dilaporkan surat kabar tersebut pada Senin (27/4).
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
Presiden AS Donald Trump merespons insiden penyerangan di Washington Hilton. Ia membantah isi manifesto pelaku dan meminta acara segera dijadwalkan ulang.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved