Mendiktisaintek Temukan 7 Ribu Data Anomali Pelaksanaan UTBK untuk Sesi Selanjutnya

Despian Nurhidayat
23/4/2026 23:05
Mendiktisaintek Temukan 7 Ribu Data Anomali Pelaksanaan UTBK untuk Sesi Selanjutnya
Peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026.(ANTARA FOTO/Moch Asim)

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan mitigasi terhadap berbagai potensi kecurangan yang terjadi dalam pelaksanaan UTBK

“Dari temuan yang berhasil diidentifikasi sejauh ini, sebagian besar memang terkonfirmasi berdasarkan data anomali yang sudah kami petakan sejak awal. Artinya, langkah antisipasi yang disiapkan sebelumnya cukup membantu panitia dalam mendeteksi indikasi kecurangan secara lebih dini,” ungkapnya kepada Media Indonesia, Kamis (23/4). 

Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa saat ini sudah ditemukan kurang lebih 7 ribu data anomali dalam pelaksanaan UTBK. 

“Saat ini, kami juga masih menganalisis sekitar 7.000 data anomali untuk sesi-sesi selanjutnya. Analisis ini penting agar upaya pencegahan bisa dilakukan semakin tepat, sekaligus memperkuat kewaspadaan panitia di lapangan,” tegas Brian. 

Brian berharap, dengan semakin teridentifikasinya berbagai model kecurangan yang digunakan, hal ini dapat menjadi pengingat bagi para peserta agar mengurungkan niat untuk melakukan pelanggaran pada sesi-sesi berikutnya. 

“Pada saat yang sama, panitia pusat UTBK juga tetap menerapkan SOP secara konsisten serta memperketat pengawasan di seluruh titik pelaksanaan,” jelasnya. 

Selain itu, dia juga berencana untuk melakukan pemantauan secara langsung ke pusat UTBK di Universitas Tanjungpura besok. 

“Rencananya, besok saya juga akan memantau langsung pelaksanaan UTBK yang dilaksanakan di Universitas Tanjungpura, agar kami bisa melihat secara langsung situasi di lapangan sekaligus memastikan seluruh proses berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai ketentuan,” pungkas Brian. (Des)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya