DPR Desak Pengetatan Pengawasan Buntut Temuan Kecurangan UTBK 2026

Putri Rosmalia Octaviyani
24/4/2026 15:38
DPR Desak Pengetatan Pengawasan Buntut Temuan Kecurangan UTBK 2026
Pengawasan pelaksanaan UTBK-SNBT di ITS.(Dok. Antara)

ANGGOTA Komisi X DPR RI, Muhammad Hilman Mufidi, mendesak panitia pelaksana untuk memperketat pengawasan dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026. Hal ini menyusul adanya temuan kecurangan UTBK, yakni peserta yang menggunakan perangkat ilegal pada hari pertama ujian.

Hilman menegaskan bahwa kecurangan UTBK dalam seleksi masuk perguruan tinggi bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan bentuk pengkhianatan terhadap nilai kejujuran dalam dunia pendidikan.

“Jika dibiarkan, praktik ini akan terus berulang dan merusak sistem secara keseluruhan,” ujar Hilman di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Temuan Alat Bantu Dengar di Undip

Pernyataan tegas ini merupakan respons atas temuan seorang peserta UTBK SNBT di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, pada Selasa (21/4). Peserta tersebut tertangkap tangan menggunakan alat bantu dengar yang dimodifikasi untuk mendapatkan jawaban soal ujian.

Guna mengantisipasi modus serupa, Hilman menyarankan langkah-langkah preventif seperti pemeriksaan menyeluruh dan disiplin sejak peserta memasuki lokasi ujian, optimalisasi penggunaan alat pendeteksi logam (metal detector) untuk menyisir perangkat elektronik ilegal, dan engawasan ketat terhadap barang bawaan yang berpotensi menyembunyikan alat komunikasi.

Dampak Jangka Panjang Terhadap Kualitas Bangsa

Lebih lanjut, Hilman menyoroti dampak sosiologis dari perilaku tidak jujur di level pendidikan tinggi. Menurutnya, mahasiswa yang terbiasa curang berpotensi membawa perilaku tersebut hingga ke dunia kerja, yang pada akhirnya merugikan kualitas lulusan nasional.

“Kalau sejak awal sudah dibiasakan curang, maka ke depan akan lahir generasi yang menghalalkan segala cara. Ini berbahaya bagi kualitas lulusan dan merusak kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan,” tuturnya.

Ia mengajak seluruh peserta UTBK SNBT 2026 untuk menjunjung tinggi integritas dan mengandalkan kemampuan diri sendiri. Menurutnya, keberhasilan yang diraih dengan kejujuran akan menjadi fondasi karakter yang kuat untuk masa depan karier mereka.

“Jangan gadaikan masa depan hanya karena ingin lulus dengan cara curang,” pungkas Hilman. (Ant/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya