Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INSTITUT Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengambil langkah tegas dalam menjaga integritas pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026. Kampus perjuangan ini memperketat pengawasan di seluruh lokasi ujian guna mengantisipasi segala bentuk kecurangan UTBK tahun ini.
Rektor ITS, Bambang Pramujati, menyatakan bahwa kesiapan personel dan sistem pengawasan pada hari pertama pelaksanaan sudah berjalan optimal. "Sisi pelaksanaan dan jumlah pengawas sudah cukup baik," ujar Bambang saat meninjau lokasi ujian di kampus ITS Surabaya, Rabu (22/4/2026).
Prosedur pengamanan dilakukan secara berlapis sejak peserta memasuki ruangan guna mencegah setiap potensi kecurangan UTBK. Petugas menggunakan alat pendeteksi logam (metal detector) untuk memeriksa setiap peserta. Selain itu, aksesori seperti jam tangan, kacamata, dan benda lainnya yang berpotensi disalahgunakan sebagai alat komunikasi ilegal turut diperiksa secara saksama.
Tak hanya pengawasan fisik, ITS juga menerapkan mitigasi berbasis teknologi canggih. Penggunaan face recognition berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi garda terdepan untuk memastikan validitas identitas peserta.
"Teknologi ini kami gunakan untuk memastikan peserta yang mendaftar, mengikuti ujian, dan melakukan daftar ulang adalah orang yang sama," tegas Bambang Pramujati.
Pada pelaksanaan tahun ini, ITS melayani total 12.585 peserta yang tersebar di 48 lokasi ujian. Ujian dijadwalkan berlangsung pada periode 22–29 April 2026 (kecuali tanggal 26 April). Setiap harinya, ujian dibagi menjadi dua sesi, kecuali pada hari Jumat yang hanya menggelar satu sesi, dengan rata-rata 1.022 peserta per sesi.
Untuk menjamin kelancaran teknis, Direktorat Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (DPTSI) ITS telah menambah kapasitas server dari dua menjadi tiga unit. Selain itu, stabilitas jaringan internet ditingkatkan dengan kebijakan pengalihan perkuliahan mahasiswa reguler ke sistem daring (online) selama masa ujian.
“Jaringan internet diperkuat dengan mengalihkan perkuliahan mahasiswa ke daring,” jelas Direktur PTSI ITS, Bagus Jati Santoso. (Ant/H-3)
Anggota Komisi X DPR Muhammad Hilman Mufidi minta pengawasan UTBK SNBT diperketat dengan metal detector guna cegah kecurangan alat bantu dengar.
Anggota Komisi X DPR Ledia Hanifa soroti kecurangan UTBK-SNBT 2026. Ia desak penguatan pengawasan teknologi AI dan pembangunan karakter sejak dini.
Ketua DPR Puan Maharani dorong penguatan sistem pengawasan UTBK SNBT 2026 menyusul temuan 2.640 peserta curang dan keterlibatan sindikat joki.
Dengan semakin teridentifikasinya berbagai model kecurangan yang digunakan, hal ini dapat menjadi pengingat bagi para peserta agar mengurungkan niat untuk melakukan pelanggaran
PELAKSANAAN Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 di Universitas Bengkulu (Unib), diikuti sebanyak 10.401 orang peserta.
PANITIA Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 menduga praktik joki yang diungkap Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bagian jaringan nasional.Â
WAKIL Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ifan Iskandar memberikan contoh kecurangan ujian tulis berbasis komputer atau UTBK selain perjokian ada juga sindikat
Kecurangan dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri kian canggih dan terorganisasi. Dari manipulasi identitas hingga penggunaan perangkat komunikasi tersembunyi, praktik perjokian diduga telah berkembang menjadi bisnis bayangan yang memanfaatkan tingginya persaingan dan celah pengawasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved