AMRI Fokus Bangun Literasi dan Pemberdayaan Pesisir

Budi Ernanto
22/4/2026 15:12
AMRI Fokus Bangun Literasi dan Pemberdayaan Pesisir
Kegiatan sosial bertajuk “AMRI Peduli: Membangun Ekosistem Pesisir yang Edukatif, Inovatif, dan Berkelanjutan” di kawasan Taman Anak Pesisir Cilincing, Jakarta Utara.(DOK AMRI)

ANGKATAN Muda Rakyat Indonesia menggelar kegiatan sosial bertajuk “AMRI Peduli: Membangun Ekosistem Pesisir yang Edukatif, Inovatif, dan Berkelanjutan” di kawasan Taman Anak Pesisir Cilincing, Jakarta Utara. Program yang berlangsung pada Minggu (19/4) itu menjadi bagian dari upaya organisasi tersebut dalam memperkuat literasi masyarakat pesisir sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Kegiatan ini juga disebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintahan Prabowo Subianto, khususnya terkait penguatan program sekolah rakyat dan pemerataan akses pendidikan.

Berbagai aktivitas digelar dalam program tersebut, mulai dari peresmian Perpustakaan AMRI, pembagian alat tulis, penyediaan fasilitas pendidikan seperti meja dan papan tulis, hingga kegiatan belajar mengajar yang melibatkan kader organisasi. Selain itu, kegiatan sosial juga menyasar masyarakat nelayan melalui pembagian jaring untuk udang, ikan, dan kepiting.

Program tersebut dirancang tidak hanya untuk mendukung pendidikan anak-anak pesisir, tetapi juga memperkuat ekonomi keluarga nelayan melalui bantuan yang bersifat langsung dan praktis.

Ketua Umum Partai Rakyat Indonesia, Muhammad Nazaruddin, menilai kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara gerakan masyarakat dan agenda pembangunan nasional di bidang pendidikan.

“Pembangunan Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peningkatan kualitas sumber daya manusia. Apa yang dilakukan AMRI di Cilincing ini adalah contoh konkret bagaimana gerakan masyarakat bisa bersinergi dengan negara, terutama dalam memperkuat literasi dan menghadirkan akses belajar bagi anak-anak di wilayah pesisir. Ini sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo dalam mendorong hadirnya sekolah rakyat sebagai solusi pendidikan inklusif,” ujar Nazaruddin.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari perluasan akses pendidikan, termasuk di kawasan yang selama ini masih menghadapi keterbatasan fasilitas belajar.

Ketua Umum AMRI, Davon Arjunaidi, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut meski sedang berada di Chicago, Amerika Serikat. Ia menegaskan pentingnya gerakan sosial yang dijalankan secara berkelanjutan oleh generasi muda.

“AMRI harus menjadi pelopor gerakan anak muda yang tidak hanya responsif, tetapi juga solutif. Program AMRI Peduli ini adalah langkah awal membangun ekosistem pesisir yang tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga cerdas secara intelektual. Literasi adalah kunci, dan kami ingin memastikan bahwa anak-anak pesisir memiliki akses yang sama untuk bermimpi dan meraih masa depan,” ungkap Davon.

Ia menilai penguatan literasi menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan masyarakat pesisir yang lebih mandiri dan berdaya saing.

Di lokasi kegiatan, Sekretaris Jenderal AMRI, Darleen Arjunaidi, menyebut sambutan masyarakat terhadap program tersebut sangat positif. Antusiasme anak-anak terhadap perpustakaan dan kegiatan belajar disebut menjadi bukti bahwa kebutuhan pendidikan di wilayah pesisir masih sangat besar.

“Kami melihat langsung bagaimana anak-anak begitu antusias dengan hadirnya perpustakaan dan kegiatan belajar. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi awal dari gerakan berkelanjutan. AMRI akan memastikan pendampingan terus berjalan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Darleen.

AMRI berharap program di Cilincing dapat menjadi contoh gerakan sosial berbasis komunitas yang dapat diterapkan di berbagai wilayah pesisir lain di Indonesia. Organisasi tersebut menilai kolaborasi antara masyarakat, organisasi kepemudaan, dan dukungan terhadap kebijakan pemerintah menjadi faktor penting dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif dan berdaya saing.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya