Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KUALITAS sumber daya manusia (SDM) masa depan sangat bergantung pada pemenuhan nutrisi yang tepat sejak dini. Salah satu nutrisi esensial yang sering kali terabaikan namun memiliki dampak sistemik adalah zat besi. Tidak sekadar mencegah anemia, zat besi memegang peranan vital dalam mendukung kemampuan kognitif, konsentrasi, hingga produktivitas seseorang.
Dokter Spesialis Anak dan Konselor Laktasi, dr. Lucky Yogasatria, Sp.A, menjelaskan bahwa zat besi adalah komponen kunci dalam pembentukan sel darah merah dan pendukung fungsi otak.
"Zat besi berperan dalam pembentukan mielin saraf serta perkembangan otak, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan," ujarnya dalam peluncuran kampanye #ZatBesiPasBekerjaCerdas yang diinisiasi oleh Maltofer di Jakarta, Selasa (14/4/2026).
MI/HO--Peluncuran kampanye #ZatBesiPasBekerjaCerdas yang diinisiasi oleh Maltofer di Jakarta, Selasa (14/4/2026).Menurut Lucky, kekurangan zat besi tidak selalu muncul dalam bentuk gejala anemia yang nyata. Sering kali, tanda-tandanya bersifat subklinis namun merugikan perkembangan anak. Gejala awal dapat berupa penurunan nafsu makan, tubuh lemas, kurang aktif, hingga gangguan pada perkembangan bicara dan motorik.
Kondisi ini menjadi tantangan serius di Indonesia. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dan data global WHO, angka prevalensi anemia akibat kekurangan zat besi masih menunjukkan angka yang signifikan di berbagai kelompok usia.
| Kelompok Populasi | Prevalensi Anemia | Sumber Data |
|---|---|---|
| Anak Usia 0–4 Tahun | 23,8% | SKI 2023 |
| Anak Usia 5–14 Tahun | 16,3% | SKI 2023 |
| Perempuan (Umum) | 18% | SKI 2023 |
| Ibu Hamil (Global) | 37% | WHO |
Pemenuhan zat besi dapat dilakukan melalui asupan makanan hewani seperti daging merah, hati, dan ikan yang memiliki penyerapan lebih optimal dibandingkan sumber nabati. Namun, pada kelompok rentan seperti bayi berat lahir rendah, remaja putri, dan ibu hamil, suplementasi sering kali diperlukan sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Menjawab kebutuhan tersebut, PT Combiphar melalui brand Maltofer memperkenalkan teknologi Iron Polymaltose Complex (IPC). Berbeda dengan suplemen zat besi konvensional, IPC memiliki mekanisme pelepasan terkendali yang diserap sesuai kebutuhan tubuh, sehingga meminimalisir efek samping pada saluran cerna seperti mual atau konstipasi.
Direktur PT Combiphar, Weitarsa Hendarto, menyatakan bahwa kampanye #ZatBesiPasBekerjaCerdas adalah wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi kesehatan yang relevan. "Kami ingin mendorong masyarakat untuk lebih memahami pentingnya pemenuhan zat besi secara tepat di setiap tahap kehidupan," tuturnya.
Melalui edukasi berkelanjutan, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zat besi dapat meningkat, guna menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan produktif di masa depan. (Z-1)
Dokter spesialis anak dr. Lucky Yogasatria memperingatkan risiko konsumsi susu berlebih yang dapat mengganggu penyerapan zat besi dan memicu anemia pada anak.
Studi IHDC mengungkap hubungan signifikan antara stunting, anemia, dan rendahnya kemampuan working memory pada anak usia sekolah di Indonesia.
Memahami perbedaan antara pucat biasa dan pucat akibat gagal ginjal dapat menjadi langkah penyelamatan nyawa yang krusial bagi Anda dan keluarga.
Anemia renal adalah kondisi di mana jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin (Hb) berada di bawah normal akibat penurunan fungsi ginjal, berbeda dengan anemia biasa.
Menu ini diharapkan bisa menjadi contoh bagaimana pangan lokal dan bahan tradisional dapat diolah menjadi makanan bergizi yang fungsional dan mudah diterima masyarakat.
Smile Train Indonesia rayakan 100.000 operasi sumbing gratis. Bersama Miss Cosmo 2025 dan RS Hermina Galaxy, perkuat layanan komprehensif bagi anak Indonesia.
Kenali perbedaan campak dan flu Singapura pada anak. Mulai dari pola ruam, penyebab virus, hingga risiko komplikasi serius yang perlu diwaspadai orangtua.
Psikolog Devi Yanti mengingatkan orang tua untuk peka terhadap perubahan perilaku anak di daycare. Simak tanda bahaya dan langkah hukum yang perlu diambil.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja meluruskan hoaks larangan mandi bagi anak yang terkena campak atau cacar. Simak tips memandikannya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved