Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengeluarkan peringatan keras bagi para orangtua untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Virus Nipah.
Ketua Pengurus Pusat IDAI, Dr. dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, mengimbau agar anak-anak diingatkan untuk tidak memungut dan mengonsumsi buah yang terdapat bekas gigitan kelelawar.
Hal ini menjadi perhatian serius mengingat adanya kebiasaan anak-anak yang sering mengambil buah jatuh di bawah pohon demi menghindari kesulitan memanjat. Padahal, buah tersebut berisiko tinggi telah terkontaminasi oleh liur hewan pembawa virus.
“Banyak juga kebiasaan kita, anak-anak memungut buah-buah yang bekas dimakan kelelawar, karena malas manjat, buah yang bekas kelelawar kadang-kadang juga dimakan, kalau kelelawarnya mengandung virus nipah, maka ini bisa menularkan ke anak-anak kita,” ujar Piprim, dikutip Selasa (3/2).
Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis, yakni virus yang ditularkan dari hewan ke manusia.
Selain kelelawar, virus ini juga dapat ditemukan pada babi atau hewan ternak lainnya.
Ancaman utama dari virus ini terletak pada angka kematiannya yang sangat tinggi, yakni mencapai 75%. Secara statistik, ini berarti 3 dari 4 orang yang terinfeksi berisiko kehilangan nyawa.
Hingga saat ini, tantangan medis terbesar adalah belum tersedianya vaksinasi maupun pengobatan spesifik untuk menangani Virus Nipah.
Gejala awalnya pun sering kali mengecoh karena mirip dengan infeksi virus pada umumnya, seperti demam dan nyeri tubuh. Namun, jika tidak segera ditangani secara cepat, kondisi pasien bisa memburuk secara drastis.
“Jadi ini memang salah satu penyakit yang cukup serius, dan belum ada obat maupun vaksinnya. Oleh karena itu, PHBS menjadi salah satu kunci utama, perilaku hidup bersih dan sehat,” tegas Piprim.
Tanpa penanganan medis yang tepat dan cepat, Virus Nipah berpotensi menyebabkan radang otak serta menyerang sistem pertahanan tubuh lainnya.
Oleh karena itu, IDAI menekankan pentingnya penerapan kembali Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) di lingkungan keluarga sebagai benteng pertahanan utama.
Selain faktor kebersihan, kolaborasi antara orang tua, dokter, dan masyarakat umum sangat diperlukan dalam hal pengawasan lingkungan. Piprim meminta masyarakat untuk segera melapor jika ditemukan adanya kematian mendadak pada hewan liar atau hewan ternak di sekitar tempat tinggal.
Meskipun ancaman ini nyata, Piprim mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak terjebak dalam kepanikan yang berlebihan.
Kewaspadaan harus diiringi dengan pengetahuan yang tepat untuk mengenali gejala sejak dini dan segera membawa anggota keluarga ke rumah sakit jika ditemukan tanda-tanda infeksi yang mencurigakan. (Ant/Z-1)
Smile Train Indonesia rayakan 100.000 operasi sumbing gratis. Bersama Miss Cosmo 2025 dan RS Hermina Galaxy, perkuat layanan komprehensif bagi anak Indonesia.
Kenali perbedaan campak dan flu Singapura pada anak. Mulai dari pola ruam, penyebab virus, hingga risiko komplikasi serius yang perlu diwaspadai orangtua.
Psikolog Devi Yanti mengingatkan orang tua untuk peka terhadap perubahan perilaku anak di daycare. Simak tanda bahaya dan langkah hukum yang perlu diambil.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja meluruskan hoaks larangan mandi bagi anak yang terkena campak atau cacar. Simak tips memandikannya di sini.
Psikolog Sani Budiantini menekankan pentingnya kesiapan mental orangtua dalam menghadapi reaksi anak saat implementasi PP Tunas dan pembatasan gawai.
Roblox memperkenalkan Roblox Kids dan Roblox Select di Indonesia untuk melindungi pengguna di bawah 16 tahun dengan kontrol orang tua yang lebih ketat.
Presiden INA Dr. dr. Luciana B. Sutanto menekankan pentingnya protein dan zat besi untuk kecerdasan anak serta pencegahan stunting dan anemia.
Pengumuman SNBP 2026 memicu refleksi mendalam bagi orang tua. Fokus kini bergeser dari sekadar nama besar kampus ke relevansi kurikulum dan kesiapan kerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved