Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ISU food waste tidak dapat lagi dipandang sebagai persoalan sampingan dalam sektor gastronomi.
"Kita tidak bisa bicara gastronomi berkelanjutan tanpa bicara limbah makanan. Food waste tidak hanya persoalan di dapur restoran, tetapi persoalan budaya makan kita sebagai bangsa. Pengurangan food waste harus menjadi standar baru dalam gerakan kuliner Indonesia,” ujar Ketua Umum Indonesian Gastronomy Community (IGC) Ria Musiawan dalam Expert Meeting: Penguatan Strategi Pengurangan Limbah Makanan demi Gastronomi Berkelanjutan di Neo+ Hotel Kebayoran, Jakarta, Sabtu (29/11).
Pertemuan ini mempertemukan para pakar dari pemerintah, industri kuliner, akademisi, pelaku UMKM, organisasi pangan, dan lembaga filantropi untuk merumuskan strategi nasional pengelolaan food waste berbasis gastronomi berkelanjutan, dengan keluaran berupa Konsensus Pakar.
Sekretaris Jenderal IGC Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH menyoroti pola makan dan perilaku konsumsi sebagai salah satu kontributor terbesar food waste di Indonesia, terutama di level rumah tangga dan sektor layanan makanan.
Menurut Ray dalam pemantik diskusinya, “Pola makan kita adalah faktor besar yang sering diabaikan. Apalagi data penelitian Health Collaborativ e Center (HCC) di tahun 2024 menemukan 5 dari 10 orang Indonesia cenderung alami emotional eating, dan ini berisiko tingatkan sisa makanan atau food waste di rumah hingga 3 kali lipat," ujar Ray yang sering memberi edukasi lewat akun instagram @ray.w.basrowi ini.
Dalam pernyataan sikapnya, Ria Musiawan dan Ray Wagiu Basrowi menegaskan, ketika memilih menu karena tren, bukan kebutuhan; ketika memesan berlebihan demi estetika; ketika porsi dimaknai gengsi, bukan nutrisi, di situlah food waste terjadi. Pengurangan food waste bukan sekadar urusan teknis manajemen dapur, tetapi transformasi pola makan masyarakat.
Pertemuan ini juga mendapat dukungan penuh dari Badan Pangan Nasional, yang hadir sebagai salah satu panelis utama. Perwakilan Badan Pangan Nasional Nita Yulianis sebagai Direktur Kewaspadaan Pangan menggarisbawahi bahwa food waste adalah ancaman langsung terhadap ketahanan pangan bangsa.
“Setiap makanan yang terbuang adalah nutrisi yang hilang dan emisi yang mengancam lingkungan. Ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada seberapa banyak kita produksi, tetapi seberapa sedikit yang kita sia-siakan. Upaya kolaboratif seperti yang dilakukan IGC ini penting untuk mempercepat perubahan nyata," ungkap Nita.
Melalui pendekatan gastronomi berkelanjutan, IGC menekankan bahwa setiap bahan pangan harus dihargai dari hulu hingga hilir, mulai dari petani, dapur, hingga konsumen.
Agenda pertemuan mencakup pembahasan strategi pencegahan food waste di hulu, pengendalian di dapur gastronomi, edukasi perilaku konsumsi, inovasi teknologi valorizasi food waste, hingga percepatan kebijakan dan kolaborasi lintas sektor.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari momentum Hari Gastronomi Berkelanjutan 2025 dan Hari Pangan Sedunia, dengan dukungan 10 lembaga dan organisasi kunci, termasuk Badan Pangan Nasional, food bank, industri hotel, UMKM gastronomi, pelaku food waste commercial, asosiasi industri, hingga filantropi pangan. (Z-1)
PPIH Arab Saudi pastikan konsumsi jemaah haji 2026 sesuai standar gizi lewat meal test harian, dengan peningkatan porsi dan imbauan batas waktu makan yang ketat.
PEMERINTAH mewajibkan seluruh produk pada kategori tertentu yang beredar di Indonesia wajib bersertifikat halal paling lambat 17 Oktober 2026.
Brain fog merupakan gambaran umum dari penurunan kemampuan kognitif yang kerap dipicu oleh stres, perubahan hormon, hingga efek pascainfeksi.
Masyarakat cenderung merasa tidak enak hati jika makanan yang disajikan untuk tamu habis di tengah acara. Akibatnya, porsi makanan sengaja dilebihkan secara masif.
Makanan yang mudah dicerna tidak hanya bermanfaat saat sakit, tetapi juga dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan sehari-hari.
Pemilihan nutrisi yang memiliki efek antiinflamasi dan antioksidatif menjadi kunci utama dalam menjaga keremajaan tubuh.
IU kembali mencuri perhatian usai mengungkap pola makan ringannya di YouTube. Penyanyi dan aktris itu mengaku hanya makan apel dan blueberry.
Tinggi badan anak dipengaruhi banyak faktor selain genetik, seperti gizi, tidur cukup, dan olahraga. Pelajari cara mendukung pertumbuhannya dengan tepat!
Calon haji disarankan menyiapkan fisik satu bulan sebelum berangkat. Simak tips latihan stamina dan pola makan sehat dari pakar kesehatan.
Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis menyarankan calon jamaah haji menjaga pola makan dan hidrasi sejak sebulan sebelum berangkat demi stamina optimal.
Lansia yang paling disiplin menjalankan diet MIND mengalami perubahan otak yang setara dengan penundaan penuaan selama 2,5 tahun dibandingkan mereka yang tidak.
Studi terbaru ungkap diet MIND bisa memperlambat penuaan otak hingga 2,5 tahun. Tapi benarkah efeknya sebesar itu? Simak faktanya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved