Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis anak dari Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan, Rizky Adriansyah, menyampaikan bahwa radang tenggorokan akibat infeksi bakteri Streptococcus Grup A bisa memicu masalah jantung yang disebut penyakit jantung rematik.
Dalam acara diskusi yang digelar oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dikutip Rabu (12/11), ia menjelaskan bahwa demam rematik berulang atau berat yang terjadi satu sampai lima minggu setelah radang tenggorokan akibat infeksi Streptococcus Grup A dapat menyebabkan penyakit jantung rematik.
"Demam rematik dan penyakit jantung rematik ini sebenarnya dua penyakit yang sangat berkaitan satu sama lain, tapi berbeda. Ini hubungan sebab-akibatnya jelas," kata Rizky.
Ketua Unit Kerja Koordinasi Kardiologi IDAI itu mengatakan penyakit jantung rematik dapat mengakibatkan kerusakan permanen pada katup jantung, yang berpeluang menyebabkan gagal jantung dan stroke.
"Kalau kasus kerusakan katup jantungnya ini awalnya ringan lama-lama jadi berat atau dari awal dia sudah berat, akhirnya itu perlu operasi katup jantung," katanya.
Rizky mengatakan, anak-anak berusia 5-15 tahun berisiko tinggi mengalami demam rematik karena radang tenggorokan akibat infeksi
Streptococcus Grup A serta penyakit jantung rematik.
Radang tenggorokan akibat infeksi Streptococcus Grup A gejalanya meliputi demam tinggi yang tidak kunjung sembuh setelah lebih
dari 48 jam, nyeri saat menelan yang disertai batuk berat, nyeri di daerah kelenjar leher, amandel merah bengkak, dan ruam kemerahan.
Demam rematik, yang muncul satu sampai lima minggu setelah radang tenggorokan, dapat disertai bengkak sendi, ruam merah melingkar, rasa gelisah seperti menari, serta keluhan jantung seperti sesak nafas, jantung berdebar, dan mudah lelah.
"Kalau ada anak mengalami infeksi tenggorok itu harus segera diobati, jangan dibiarkan. Kemudian jaga kebersihan alat makan dan sanitasi," kata Rizky.
Apabila anak mengalami demam yang tidak kunjung sembuh setelah 48 jam, ia menyarankan orangtua segera membawa anak ke dokter.
"Kalau dia sudah jatuh ke demam rematik, dokter akan melakukan pemeriksaan yang lain seperti jantung dan darah," katanya.
"Kalau sudah penyakit jantung rematik, biasanya dokter akan periksa jantungnya lebih detail lagi. Ada suara jantung yang tidak normal seperti bocor, artinya ada kebocoran di jantung," tambahnya.
Menurut dia, kemunculan masalah kesehatan ini berkaitan dengan kondisi lingkungan yang padat, ventilasi dan sanitasi buruk, serta akses layanan kesehatan yang terbatas.
Ia menekankan pentingnya penerapan gaya hidup yang higienis dalam upaya untuk mencegah infeksi Streptococcus Grup A.
Gaya hidup higienis yang dimaksud mencakup tidak berbagi alat makan dengan orang lain, rutin sikat gigi, menutup mulut saat bersin, membiasakan cuci tangan sebelum makan dan seusai aktivitas, serta mengurangi kepadatan kamar tidur, serta memperbaiki ventilasi di rumah atau sekolah. (Ant/Z-1)
Smile Train Indonesia rayakan 100.000 operasi sumbing gratis. Bersama Miss Cosmo 2025 dan RS Hermina Galaxy, perkuat layanan komprehensif bagi anak Indonesia.
Kenali perbedaan campak dan flu Singapura pada anak. Mulai dari pola ruam, penyebab virus, hingga risiko komplikasi serius yang perlu diwaspadai orangtua.
Psikolog Devi Yanti mengingatkan orang tua untuk peka terhadap perubahan perilaku anak di daycare. Simak tanda bahaya dan langkah hukum yang perlu diambil.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja meluruskan hoaks larangan mandi bagi anak yang terkena campak atau cacar. Simak tips memandikannya di sini.
Marcella Zalianty dorong perluasan skrining jantung anak berkebutuhan khusus. IDAI juga ingatkan bahaya mikroplastik pada bayi sejak dalam kandungan.
Masyarakat perlu memahami bahwa tidak semua kondisi jantung berdebar itu berbahaya.
Penumpukan kalsium pada dinding arteri koroner bukan sekadar tanda kerusakan radiologis, melainkan cerminan proses biologis akibat faktor risiko seperti diabete dan, hipertensi.
Kebiasaan rutin yang dilakukan sehari-hari juga dapat memengaruhi kesehatan jantung Anda.
Orang dewasa yang aktif antara pukul 07.00–08.00 pagi mencatatkan kemungkinan terendah terkena penyakit arteri koroner.
SEORANG pasien datang dengan keluhan nyeri dada yang mengarah pada gangguan aliran darah ke jantung dan ditangani dengan rotablator untuk mengatasi sumbatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved