Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Registrasi Pangan Olahan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (Badan POM) bekerja sama dengan Pusat Riset Ekonomi Makro dan Keuangan (PR EMK) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan studi asesmen kesiapan BPOM untuk adopsi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Ini merupakan upaya BPOM untuk mengadopsi kecerdasan buatan untuk mendukung keamanan pangan nasional.
Plt Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM Ema Setyawati menekankan peranan registrasi pangan dalam pengawasan keamanan mutu dan gizi yang terkandung di dalamnya.
Baca juga : YLKI Sambut Aturan Baru Label Bahaya BPA, Desak BPOM Lakukan Sosialisasi
“AI berpeluang untuk membantu mengidentifikasi kemungkinan penyimpangan atas mutu dan keamanan produk olahan pangan, serta mitigasi terhadap insiden keamanan pangan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (4/7).
Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPOM A Indra Jaya S mengatakan BPOM memiliki tentang cetak biru transformasi digital. Misalnya capaian-capaian BPOM dalam penggunaan produk dalam negeri (PDN) dan digitalisasi proses pendaftaran pada 66 layanan perizinan BPOM.
“E-Registration pada Direktorat RPO-BPOM telah menjadi pionir sejak 2012 dengan proses registrasi berbasis digital 100%,” katanya.
Baca juga : Pemda dan UMKM Keluhkan Sulit Dapat Izin Produk, Ini Jawaban BPOM
Head of Research Group for Knowledge-Based Economy PR EMK BRIN Bahtiar Rifai menyampaikan, indeks keamanan pangan Indonesia bernilai 60,2 atau urutan 63 dari 113 negara.
Menurutnya, kesiapan BPOM dalam mengadopsi AI untuk E-REG RBA berada pada level potensial atau 2 dari 4 skala kesiapan. Bahtiar juga menyebut BPOM memiliki kekuatan pada pilar data dan infrastruktur, teknologi dan inovasi, serta SDM dan budaya organisasi yang mencapai kematangan pada level adaptor (3).
“Dengan kekuatan tersebut BPOM sangat memungkinkan untuk mengadopsi AI dalam pengambilan keputusan untuk mengeluarkan nomor izin edar (NIE) melalui checking kelengkapan dokumen, keabsahan/kebenaran dokumen dan simulasi rekomendasi hasil evaluasi,” paparnya.
Baca juga : 347 Ribu Produk Pangan dan Obat Ilegal di E-Commerce Ditemukan Badan POM
Untuk mewujudkan adopsi AI di BPOM, Bahtiar menekankan kebutuhan investasi yang besar pada infrastruktur TIK untuk pengembangan AI. Selain itu transformasi SDM dan budaya agar dapat sinergis antara teknologi dan manusia, serta penyiapan regulasi, AI ethics, dan data security.
Kepala Organisasi Riset Tata Kelola Pemerintahan, Ekonomi, dan Kesejahteraan Masyarakat (OR TKPEKM) BRIN Agus Eko Nugroho menyampaikan upaya digitalisasi melalui adopsi AI yang akan memperkuat sistem keamanan pangan nasional. Hal itu akan berdampak secara langsung pada kualitas SDM, pertumbuhan ekonomi, penyediaan lapangan kerja, pengurangan kemiskinan, kesehatan, hingga isu keamanan.
Ia mendorong partisipasi aktif dan kolaborasi sinergis multi pihak, khususnya kementerian lain, Bank Indonesia, pihak swasta, serta organisasi internasional dan nasional untuk dapat mewujudkan upaya BPOM mengadopsi AI guna mendukung daya saing industri dan keamanan pangan.
Associate Profesor dari Universitas Southampton Nunung Nurul menekankan aspek keamanan data dan kesiapan dari para pengguna sistem berbasis AI. Ia mengingatkan pentingnya pendekatan ekosistem agar AI dapat bekerja bersama manusia. “Bukan sebaliknya, justru menimbulkan masalah baru di kemudian hari seperti isu keamanan data, pengambilalihan kekuasaan dari manusia ke robot,” pungkasnya.
(Z-9)
BRIN meneliti netralisasi medan magnet kereta api usai kecelakaan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur. Kajian mencakup dampak pada kendaraan dan sistem keselamatan rel.
Di tengah tantangan cuaca ekstrem dan meningkatnya salinitas lahan pesisir, budidaya padi biosalin terbukti menjadi solusi adaptif yang mampu menjaga produktivitas.
Pemkot Jaksel gandeng BRIN kaji pemanfaatan 5,3 ton ikan sapu-sapu hasil tangkapan di Setu Babakan untuk pakan ternak dan pupuk organik.
BRIN menghadirkan inovasi makanan siap saji tanpa api untuk jemaah haji. Teknologi ini memungkinkan pemanasan hanya dengan air dingin, praktis dan aman di Arafah hingga Mina.
Anggur laut merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi dengan permintaan pasar yang terus meningkat.
BRIN kini mengembangkan solusi yang tidak membutuhkan lahan sama sekali, yakni sebuah kapal yang mampu mengolah sampah langsung di atas air.
Pencantuman Nutri-Level ditandai dengan huruf A sampai D, diikuti indikator warna yang menunjukkan tingkatan kandungan GGL.
Kepala Badan POM Taruna Ikrar menandatangani Rancangan Revisi Peraturan Badan POM tentang Informasi Nilai Gizi pada Label Pangan Olahan.
Ia menegaskan jika tidak diawasi dengan baik peredaran obat ini berisiko memicu resistensi anti mikroba yang berdampak luas bagi kesehatan masyarakat.
BPOM melakukan pengawasan terhadap pangan takjil melalui pengujian cepat menggunakan rapid test kit, 108 sampel (2%) tidak memenuhi syarat.
Pengawasan ini merupakan upaya preventif pemerintah daerah dalam melindungi kesehatan publik selama bulan suci.
BPOM perketat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis karena risiko keamanan pangan. Sepanjang 2024 tercatat 138 KLB keracunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved