Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengawas Obat dan Makanan memperketat pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Badan POM Elin Herlina menegaskan, karakter program yang berlangsung setiap hari dengan bahan pangan mudah rusak membuat pengendalian keamanan pangan harus dilakukan secara lebih sistematis dan berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, Elin Herlina menjelaskan bahwa program MBG memiliki tingkat risiko yang tidak kecil dari sisi keamanan pangan.
“Program Makan Bergizi Gratis memiliki frekuensi penyajian yang berulang setiap hari dalam jangka panjang, menggunakan bahan baku yang mudah rusak, serta waktu distribusi yang kadang lebih panjang dari yang direncanakan. Ini menjadi tantangan dalam menjaga keamanan pangan,” ujar Elin dalam Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (11/2).
Ia menekankan bahwa ancaman dalam pangan tidak selalu dapat dikenali secara visual. “Ancaman dalam pangan sering kali tidak terlihat secara kasat mata. Makanan bisa tampak baik, menarik, dan bergizi, tetapi tetap berisiko apabila terkontaminasi mikroba atau cemaran kimia,” katanya.
Menurut Elin, kelompok anak-anak sebagai penerima manfaat MBG merupakan kelompok rentan yang harus mendapatkan perlindungan maksimal. Karena itu, pengawasan tidak bisa dilakukan secara parsial.
“Pengawasan harus dilakukan dari hulu hingga hilir, mulai dari bahan baku, proses produksi di SPPG, hingga distribusi ke sekolah. Semua tahapan harus memenuhi standar higiene dan sanitasi,” tegasnya.
Data BPOM menunjukkan sepanjang 2024 terjadi 138 kejadian luar biasa (KLB) keracunan pangan dengan total 10.171 orang terdampak. Meski tidak seluruhnya terkait MBG, Elin menyebut tren tersebut menjadi peringatan penting.
“Kami mencermati adanya peningkatan laporan KLB pada periode tertentu, termasuk pada awal 2026. Ini menjadi alarm bagi kami untuk memperkuat sistem pengawasan,” ungkapnya.
Ke depan, BPOM akan memperkuat inspeksi sarana produksi, pengambilan sampel, serta pengujian produk secara berkala untuk memastikan keamanan dan mutu pangan dalam program MBG.
“Tujuan program ini adalah pemenuhan gizi. Jangan sampai tujuan baik tersebut justru menimbulkan masalah kesehatan karena aspek keamanan pangan tidak dijaga dengan ketat,” pungkas Elin. (Ata/P-3)
Myscha, siswi SD di Manggarai Timur, NTT, kirim surat ke Presiden Prabowo. Ia curhat soal Makan Bergizi Gratis, takut keracunan, hingga kondisi sekolah rusak.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga mulai menunjukkan dampak signifikan sebagai penggerak ekonomi daerah.
Nilai produksi sayuran nasional tembus Rp120 triliun. Pakar IPB dan Ewindo dorong penguatan sistem pangan melalui benih unggul dan teknologi perbenihan.
PTPP sukses menyelesaikan proyek SPPG di 15 provinsi dalam 37 hari. Proyek ini mendukung program Makan Bergizi Gratis untuk menekan stunting dan meningkatkan kualitas SDM.
Survei Poltracking Indonesia menunjukkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi motor kepuasan publik dan penggerak ekonomi petani di akar rumput.
Hashim Djojohadikusumo resmi ditunjuk sebagai Ketua Penasihat APPMBGI untuk memperkuat implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional.
Satpol PP Sawah Besar mengamankan lima pria yang mengolah ikan sapu-sapu dari Kali Ciliwung menjadi bahan siomai karena bahaya kesehatan.
FAO memperingatkan gangguan pelayaran di Selat Hormuz berisiko memicu krisis pangan global akibat terhambatnya pasokan pupuk dan energi.
Produk Indonesia tidak akan bisa bersaing jika konsistensi mutu dan kandungan gizinya diabaikan, atau bahkan sampai memanipulasi konsumen.
BGN akan menangguhkan sementara operasional 717 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Wilayah III yang hingga kini belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Dinas Kesehatan Kota Salatiga melakukan pengecekan kondisi warung serta pengambilan sampel makanan siap saji yang dijual di area terminal.
Peneliti ungkap tanaman pangan seperti pisang dan kakao di wilayah bekas bencana tambang Brasil serap logam berat beracun. Anak-anak di bawah enam tahun paling berisiko.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved